AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga mulai melakukan penataan jaringan kabel fiber optik (FO) yang masih menggantung di sepanjang Jalan Cideng Barat dan Timur, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Penataan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua pekan sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman.
Kegiatan ini melibatkan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (APJATEL), serta sejumlah operator telekomunikasi. Total jaringan fiber optik yang ditata mencapai sekitar 4,8 kilometer.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengatakan penataan dilakukan dengan memindahkan jaringan kabel dari tiang-tiang utilitas ke Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) yang berada di bawah tanah.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kesemrawutan kabel udara sekaligus meningkatkan aspek keselamatan dan estetika kawasan.
"Penataan kabel fiber optik bertujuan menata kota Jakarta lebih aman, tertib dan aman," ujar Heru.
Heru menjelaskan, pihaknya akan mulai gencar untuk melakukan penataan kabel di lima wilayah Jakarta yang sesuai dengan Perda Nomor 8 tahun 2025 perihal penempatan jaringan utilitas.
"Kami mengimbau operator telekomunikasi untuk mendata dan menata kabel fiber optik. Kami berharap ke depan seluruh jaringan utilitas di Jakarta tertata rapih," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Imam Adi Nugraha menambahkan, 67 kabel fiber optik yang masih membentang di sepanjang Jalan Cideng Barat dan Timur sebagian besar sudah tidak berfungsi.
Sehingga dalam penataannya nanti akan dilakukan pemotongan.
"18 operator telekomunikasi sudah menurunkan jaringan utilitas ke bawah tanah di kedua ruas jalan," jelasnya.
Proses penurunan kabel fiber sekitar 4,8 kilometer di sepanjang Jalan Cideng Timur dan Barat ditargetkan rampung selama dua pekan.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Korwil APJATEL Jabodetabek, Anton F. Belnis.
"Selain penurunan kabel, sebanyak 800 tiang fiber optik turut serta dicabut. Kami juga meminta bantuan kepada PLN mengantisipasi agar membenahi kabel listrik yang kendur," ungkapnya.***
Share this article
Penataan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua pekan sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman.