JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA.COM -- Ratusan warga korban kebakaran di Jalan Kebon Jeruk 13, Maphar, Taman Sari, Jakarta Barat, terus mendapat bantuan baik dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun donatur.
"Bantuan baik dari Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial, kemudian donatur dan sukarelawan mengirimkan kue, makanan pakaian, selimut, matras," ujar Lurah Maphsr, Iif Satria, Senin (7/10/2019).
Saat ini, kata Iif, warga masih membutuhkan pakaian dalam lantaran yang warga miliki habis terbakar.
"Kami sudah meminta Dinas Sosial DKI, kemungkinan besok datang," kata Iif.
Tiga posko bencana, tempat warga sementara ditampung didirikan di RPTRA TK Matahari, Pos RW 07, dan di Jalan Rata, tak jauh dari lokasi rumah terbakar.
Di tiga posko tersebut, penyedia air bersih di wilayah Jakarta Barat PALYJA memberikan masing-masing dua tangki truk air bersih untuk kebutuhan warga.
AYO BACA : Penyebab Kuat Terbakarnya 70 Rumah di Taman Sari
Bantuan lainnya juga datang dari Bazarnas DKI Jakarta, BPBD DKI Jakarta, dan PMI Wilayah Jakarta Barat.
Sementara, kebutuhan bagi anak-anak pelajar yang terdampak saat ini, menurut Iif, sudah tersalurkan di antaranya pakaian seragam.
Sementara, data jumlah pelajar yang terdampak kebakaran masih belum dipastikan, sebab masih melakukan pendataan.
Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Minggu (6/10/2019) pagi sekitar pukul 11.25 WIB mengakibatkan wilayah RT 01,02,03 dan 04 di RW 07 Kelurahan Maphar, serta RT 012/05 Kelurahan Taman Sari terdampak.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dari penduduk terdampak. Kerugian ditaksir mencapai Rp 8 miliar.
Pemadaman selesai sekitar pukul 17.50 WIB, dengan 27 unit mobil pemadam kebakaran serta pendukung yang berhasil mencegah perambatan api.
.jpg)
Share this article
Ratusan warga korban kebakaran di Jalan Kebon Jeruk 13, Maphar, Taman Sari, Jakarta Barat, terus mendapat bantuan baik dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun donatur. "Bantuan baik dari Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial, kemudian donatur dan sukarelawan mengirimkan kue, makanan pakaian, selimut, matras," ujar Lurah Maphsr, Iif Satria, Senin (7/10/2019).