Saat Tamu Kenegaraan Mengunjungi Kota Tua

Presiden Argentina Mauricio Macri (tengah) melambaikan tangan usai mengunjungi Gedung Museum Wayang yang berlokasi di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu (26/6/2019) (ANTARA News/Fathur Rochman)

Presiden Argentina Mauricio Macri (tengah) melambaikan tangan usai mengunjungi Gedung Museum Wayang yang berlokasi di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu (26/6/2019) (ANTARA News/Fathur Rochman)

JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA.COM--Puji tak henti-hentinya menggerutu lantaran seorang petugas keamanan kawasan wisata Kota Tua secara tiba-tiba meminta dirinya berpindah tempat duduk, di tengah terik sinar matahari, Rabu (26/6/2019) siang.

Padahal dua menit sebelumnya, wisatawan lokal asal Depok itu masih asyik duduk di kursi beton di depan restoran "Cafe Batavia", sembari menikmati hangatnya kuah mie instan cup yang baru saja ia beli di pedagang asongan keliling.

Perempuan mungil berhijab tersebut nampak masih tak terima dengan pengusiran sekonyong-konyong yang dilakukan oleh petugas keamanan terhadapnya. Dia pun coba mencari tahu.

Selidik punya selidik, ternyata diketahui bahwa akan ada "tamu penting kenegaraan" yang akan menyambangi Cafe Batavia, 60 menit ke depan.

Puji bukanlah satu-satunya pengunjung Kota Tua yang diminta untuk berpindah tempat. Sejumlah wisatawan yang berada di area Cafe Batavia, pun Museum Wayang juga dihalau keberadaannya secara halus oleh petugas.

Pukul 14.30 WIB, kedua area tersebut harus sudah steril dari pengunjung. Terlihat sejumlah pasukan pengamanan presiden, satuan tugas pengamanan kawasan Kota Tua, serta aparat kepolisian dari Polsek Taman Sari dan anggota TNI AD dari Koramil Taman Sari melakukan penjagaan di sudut-sudut area itu.

Puji dan pengunjung lainnya masih belum tahu siapa "tamu penting kenegaraan" yang hendak melancong ke Kota Tua. Kehadirannya sedikit banyak telah mengundang kehebohan sekaligus rasa bertanya-tanya di benak pengunjung.

"Pak Jokowi kali ya yang mau datang," celetuk seorang pengunjung pria dengan nada penasaran.

Tepat pukul 14.45 WIB suara sirene mulai meraung-raung di pintu masuk sebelah utara kawasan wisata Kota Tua. Diikuti oleh iring-iringan kendaraan yang mulai masuk sejurus kemudian.

Sebuah mobil sedan berwarna hitam dengan bendera Indonesia dan Argentina terpasang di sudut kiri dan kanan mobil bagian depan, berhenti tepat di depan pintu masuk Museum Wayang.

Sosok perempuan tinggi semampai berambut pirang sepunggung dengan gaun panjang ungu bermotif nampak keluar lebih dulu dari pintu mobil sebelah kanan baris kedua.

Tak berselang lama, sosok pria dengan setelan jas berwarna gelap menyusul keluar melalui pintu kiri baris kedua.

Belakangan diketahui bahwa kedua sosok tersebut adalah Presiden Argentina Mauricio Macri dan Ibu Negara Juliana Awada, yang tengah melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia.

Dalam kunjungan singkatnya ke Tanah Air, Macri dan Juliana menyempatkan diri mengunjungi kawasan wisata Kota Tua, setelah pada pagi harinya melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

Kehadiran Presiden dan ibu negara dari "negeri tango" sontak membuat riuh suasana Kota Tua sore itu. Rasa penasaran pengunjung tentang sosok "tamu penting kenegaraan" akhirnya terjawab.

Tepuk tangan dan teriakan dari pengunjung mulai terdengar bersahut-sahutan, membuat suasana penyambutan menjadi hangat dan penuh keakraban.

Sebuah senyuman kecil, diiringi lambaian tangan dilayangkan oleh Macri sebagai bentuk balasan atas sambutan simpatik yang diberikan oleh pengunjung.

Macri dan Juliana beserta rombongan dari Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Argentina langsung menuju pintu masuk Museum Wayang. Kehadiran mereka disambut oleh Kepala unit pengelola kawasan wisata Kota Tua, Norviadi.

Norviadi sendiri tidak ikut mendampingi Macri. Tugas untuk memandu Macri selama di dalam Museum Wayang diberikan kepada seorang petugas pemandu wisata, Didik Cahyono.

Didik diberi kepercayaan untuk menerangkan tentang sejarah dan jenis-jenis wayang yang menjadi koleksi museum kepada Macri dan rombongan.

Didik mengatakan selama dia memberi penjelasan, Macri dan Juliana nampak memperhatikan dan mendengarkan secara seksama.

Sesekali keduanya juga mengamati bentuk-bentuk unik wayang yang dipajang dibalik lemari kaca.

"Ada wayang kulit, wayang golek, dilihat satu persatu dengan antusias," ucap Didik.

Kunjungan Macri beserta rombongan di Museum Wayang berlangsung sekitar 10 menit.

Sebelum meninggalkan Museum Wayang, Macri sempat mengatakan kepada Didik bahwa suatu saat dirinya akan kembali lagi ke Indonesia untuk menyaksikan pertunjukan wayang.

"Di akhir kunjungan dia bilang langsung ke saya 'saya akan kembali lagi ke sini dan menyaksikan pertunjukan wayang'. Dia bilang begitu," ujar Didik.

Usai mengunjungi Museum Wayang, Macri, Juliana, dan rombongan kemudian menuju restoran "Cafe Batavia" untuk beristirahat sejenak, sambil menikmati kudapan yang disediakan.

Jarak dari Museum Wayang ke Cafe Batavia sekitar 25 meter. Selama perjalanan menuju Cafe Batavia, keduanya kembali mendapat sambutan hangat dari pengunjung. Teriakan riuh dan ucapan selamat datang diteriakkan berulang kali oleh masyarakat.

Macri yang tampil dengan kemeja biru muda setelah menanggalkan jasnya, kembali melambaikan tangan ke arah kerumunan massa sebagai bentuk penghormatan.

Presiden Macri dan Ibu Negara berada di dalam restoran sekitar 30 menit. Tepat pukul 15.30 WIB, keduanya beserta rombongan meninggalkan kawasan Kota Tua dengan iringan penjagaan ketat dari Paspampres dan kepolisian.

Kunjungan Macri dan Juliana ke kawasan wisata Kota Tua disambut baik oleh Norviadi. Dia berharap kehadiran keduanya mampu lebih memperkenalkan Kota Tua ke kancah dunia internasional sebagai salah satu pilihan destinasi wisata menarik di Indonesia.

"Ini merupakan momentum yang sangat bagus sehingga Kota Tua bisa lebih dikenal di dunia internasional," ujar Norviadi

Menurut dia, kunjungan Macri merupakan momentum yang bagus untuk mempromosikan kawasan Kota Tua ke luar Indonesia.

Kapasitas Macri sebagai Presiden Argentina diyakini akan berpengaruh besar terhadap proses penyebaran informasi mengenai daya tarik destinasi kawasan berjuluk Oud Batavia (Batavia lama) tersebut.

"Terlebih yang berkunjung ini adalah orang nomor satu, presiden dari Argentina, mudah-mudahan apa yang didapat dari hasil kunjungan ini positif buat destinasi kawasan Kota Tua dan pariwisata Indonesia," ujar Norviadi.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.