TEBET, AYOJAKARTA -- Penyekatan jalan yang dilakukan di Jakarta dan wilayah penyangga ibu kota diklaim mampu mengurangi mobilitas masyarakat.
Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis 15 Juli 2021.
"Nah ini yang kita harapkan dari masyarakat, karena PPKM Darurat ini untuk keselamatan bersama, khususnya masyarakat Jakarta," katanya.
Mengurangi mobilitas masyarakat adalah salah satu kunci mengendalikan lonjakan Covid-19 yang terjadi.
"Padahal ya untuk menyadarkan masyarakat bahwa Covid-19 ini bukan main-main. Caranya cuman satu kuncinya, kurangi mobilitas atau hentikan mobilitas kalau tidak terlalu penting itulah kunci utama," jelasnya.
Yusri menuturkan, mobilitas masyarakat di Jakarta sempat mengalami penurunan di masa PPKM Darurat. Namun menjelang akhir kebijakan PPKM Darurat, mobilitas masyarakat kembali meningkat.
"Sempat terjadi penurunan Google Basic Traffic, sudah kita lihat ada penurunan sampai 50 persen dan sekarang ada peningkatan kenaiakan 30 persen," tuturnya.
Menurut Yusri, tingkat kesadaran masyarakat masih kurang terhadap kebijakan yang berlaku.
"Penyekatan sudah kita lakukan, tapi tingkat kesadaran masyarakat masih kurang. Memang betul penyangga2 ini sepi tapi ada upaya dari masyarakat, tau di luar esensial dan kritikal tidak boleh tapi mereka lewat jalan tikus," katanya.
"Menyikapi hal ini, kita perlu lagi untuk lebih tegas walaupun dengan humanis kita lakukan, beberapa ruas jalan kita lakukan penyekatan," tambahnya.

Share this article
Penyekatan Jalan di Jakarta Dinilai Ampuh Kurangi Mobilitas Masyarakat