TEBET, AYOBOGOR.COM -- Fotografer Ari Wibisono tiba-tiba menjadi trending topic setelah hasil karyanya diunggah oleh Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta.
Hasil Foto Ari menampilkan pemandangan lalu lintas Jakarta dengan latar belakang Gunung Pangrango yang sangat jelas. Namun, fotografer senior Arbain Rambey mengkritik hasil foto tersebut merupakan tempelan.
Komentar itu sontak membuat sang pemilik foto berang. Pantauan Ayojakarta, akun Instagram pribadi @wibisono.ari membantah kritik Arbain Rambey. Ia berujar, potret gunung tersebut hanya dengan menggunakan zoom 260 mm. Foto tersebut diambil dari Flyover Jalan HBR Motik Kemayoran.
Dalam klarifikasinya itu, Arie Wibisono juga mengaku pernah melakukan pemotretan dengan objek serupa di sana beberapa waktu lalu. Namun, kala itu dia tidak menggunakan lensa yang besar, hanya 100 mm saja.
"Intinya ya teman semua, sebelum mengoreksi sebuah karya, boleh dicoba dengan tempat yang sama dan lensa yang sama ukurannya. Saya jamin, di titik itu, ketika udara bersih ibu kota Gunung Gede Pangrango akan terlihat jelas dengan mata telanjang," tulis Arie dalam Insta Storynya di akun @wibisono.ari Kamis, (18/2/2021).
"Yang pasti, gunung tidak akan kemana, tetap akan di situ dan yang paling menentukan adalah cuaca, polusi dan udara," imbuhnya.
Masih dalam Insta Story-nya, Arie Wibisono juga memberikan refernsi yang sama dengan miliknya, yakni foto milik Rifky Widianto. "Ini contoh foto milik teman baik saya @rfkyw. Ada yang mau bilang ini tempelan?" celetuk Arie Wibisono.
Terakhir, Arie Wibisono juga memposting sebuah proses pengeditan foto yang menggunakan Adobe Lightroom. "Intinya saya tidak ada niatan untuk mengcrop foto (tempel foto). Demi Allah SWT, ini foto hasil keringet dan jeripayah saya," pungkas Arie Wibisono.

Share this article
Jepretan Paranggo Terlihat Jelas di Jakarta Dikritik, Ari Wibisono: Ini Hasil Jerih Payah Saya!