KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM – Polri membuka saluran komunikasi (hotline) siaga bagi warga yang memiliki informasi terkait dengan kasus penembakan laskar FPI yang melawan petugas di Tol Jakarta-Cikampek.
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengemukakan, pihaknya memberi ruang bagi masyarakat yang akan memberikan informasi terkait kasus tersebut.
"Kami juga beri ruang masyarakat yang akan berikan informasi baik dalam bentuk informasi langsung yang bisa diberikan ke penyidik di Bareskrim atau melalui Hotline 0812842988228," ujar Listyo melalui keterangan resmi yang diterima Ayojakarta, Kamis (10/12/2020).
Dalam kasus ini, Bareskrim mengungkapkan dari hasil penyidikan sementara ditemukan fakta adanya penggunaan senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) di kasus penembakan laskar FPI yang melawan petugas di Tol Jakarta-Cikampek.
Salah satu bukti yang menguatkan, kata Listyo, adalah ditemukannya jelaga di tangan pelaku terkait dengan penyidikan kasus tersebut.
AYO BACA : Polda Metro Jaya Tetapkan Rizieq Shihab sebagai Tersangka
"Hasil penyidikan sementara kami peroleh fakta ditemukan senpi dan sajam titik api ditemukan penggunaaan senpi dengan didapatknya jelaga di tangan pelaku," ungkap Listyo.
Jelaga adalah butiran arang yang halus dan lunak terjadi dari asap lampu dan sebagainya berwarna hitam.
Selain itu, Listyo menyebut bahwa adanya kerusakan dari mobil aparat kepolisian ketika peristiwa di Tol Jakarta-Cikampek tersebut terjadi.
"Ditemukan adanya kerusakan mobil petugas," ujar Listyo.
Penyidikan Transparan
AYO BACA : Kabareskrim Perintahkan Kejar Empat Simpatisan Rizieq Sampai Dapat
Selain itu, Listyo menyebut, Bareskrim juga akan melakukan penyidikan secara profesionalisme dan tranparan. Sebab itu, Bareskrim akan menerapkan penyidikan berbasis Scientific Crime Investigation atau berbasis ilmiah.
"Terkait hal tersebut untuk jaga profesionalisme transpransi penyidikan maka penyidikan dilakukan secara Scientific Crime Investigation dengan libatkan pengawas internal Propam Mabes Polri," tutur Listyo.
Di sisi lain, Bareskrim Polri juga membuka ruang ke pihak eksternal untuk memberikan masukan dan saran terkait dengan penyidikan kasus penembakan terhadap enam laskar FPI akibat melawan petugas di Tol Jakarta-Cikampek.
"Kami juga buka ruang dan berikan kesempatan dalam hal ini dari rekan-rekan ekternal untuk memberikan masukan dalam rangka melengkapi penyidikan yang kami lakukan," kata eks Kapolda Banten itu.
Listyo menambahkan, penyidikan kasus penembakan ini akan berjalan secara terbuka dan profesinalisme. Sebab itu, Listyo memastikan, pihaknya akan selalu memberikan keterangan apabila adanya perkembangan dalam pengusutan perkara itu.
"Untuk perkembangan penyidikan selanjutnya kami sampaikan ke rekan-rekan dalam progres kami dan segera kami rilis untuk transparansi dan memberikan gambaran. Kami laksanakan kegiatan secara profesional, transparan dan objektif," ucap pria yang pernah menjabat Kapolresta Surakarta tersebut.
AYO BACA : Rizieq Shihab Dicekal ke Luar Negeri

Share this article
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengemukakan, pihaknya memberi ruang bagi masyarakat yang akan memberikan informasi terkait kasus tersebut.