GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Berdasarkan data pada hari ini, Jumat (30/10/2020) pukul 12.00 WIB, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 612 kasus di DKI Jakarta. Angka ini turun dibanding Kamis lalu, yakni sebanyak 713 kasus.
Dari penambahan hari ini, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 104.847 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 92.219 kasus, serta 2.232 kasus meninggal dunia.
Sejak 25 Oktober 2020, DKI Jakarta mencatatkan kasus harian di bawah 1.000 kasus. Rekor harian Covid-19 tertinggi di DKI yang dicatat Kemenkes terjadi pada 4 Oktober 2020 yaitu 1.398 kasus.
Data statistik dari laman covid19.go.id, menyatakan bahwa DKI mulai mencatat ribuan kasus pada 30 Agustus 2020, yaitu sebanyak 1.094 kasus. Berikut daftar penurunan kasus yang tidak lebih dari 1.000 kasus di DKI Jakarta pada Oktober 2020:
AYO BACA : UPDATE CORONA NASIONAL: Positif Covid-19 Indonesia Bertambah 2.897
9 Oktober (943 kasus), 17 Oktober (974 kasus), 18 Oktober (971 kasus), 19 Oktober (926 kasus), 20 Oktober (964 kasus), 22 Oktober (989 kasus), 23 Oktober (952 kasus), dan berturut-turut mulai 25 Oktober hingga 29 Oktober.
Melansir grafik covid19.go.id, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:
23 Oktober: 952 kasus
24 Oktober: 1.062 kasus
AYO BACA : Libur Panjang, 509 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta dalam 3 Hari
25 Oktober: 771 kasus
26 Oktober: 906 kasus
27 Oktober: 781 kasus
28 Oktober: 844 kasus
29 Oktober: 713 kasus
30 Oktober: 612 kasus
Jika melihat dari pergerakan situasi Covid-19 di DKI Jakarta dalam dua minggu terakhir, penularan relatif melandai, ditandai rata-rata persentase kasus positif sepekan terakhir pada 9,9% dengan ratio test 5,8 per-1000 penduduk dalam sepekan terakhir.
AYO BACA : Hari Ke-2 Libur Panjang Maulid Nabi, Pengunjung TMII Membludak Hingga 10 Ribu

Share this article
Sejak 25 Oktober 2020, DKI Jakarta mencatatkan kasus harian di bawah 1.000 kasus. Rekor harian Covid-19 tertinggi di DKI yang dicatat Kemenkes terjadi pada 4 Oktober 2020 yaitu 1.398 kasus.