TEBET, AYOJAKARTA.COM – Dinas Kesehatan DKI Jakarta melansir data harian penambahan positif Covid-19 pada Minggu 6 September sebanyak 1.245 kasus. Padahal, sebelumnya, selama dua hari berturut penambahan kasus baru selalu di bawah 900 kasus yakni 5 September (895 kasus) dan 4 September (842 kasus).
Dengan tambahan sebanyak 1.245 kasus baru, total akumulasi konfirmasi Covid-19 di Ibu Kota tercatat sebanyak 46.691 kasus. Dari angka terakhir itu, sebanyak 34.738 kasus sembuh dan 1.289 orang meninggal dunia.
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?
Sementara itu, versi laman resmi pemerintah pusat untuk penangangan Covid-19, covid19.go.id, terjadi penambahan 1.176 kasus selama 24 jam terakhir sampai dengan Minggu (6 September) siang pukul 12.00 WIB. Dengan tambahan tersebut, akumulasi positif Covid-19 di Jakarta mencapai 46.333 kasus.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan mencatat selama 24 jam sampai dengan pukul 12.00 WIB, Minggu (6 September 2020) terjadi penambahan kasus baru secara nasional sebanyak 3.444 kasus.
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula
Dengan catatan itu, berarti selama lima hari berturut-turut penambahan positif Covid-19 di Indonesia selalu di atas angka 3 ribuan kasus. Dimulai pada 2 September sebanyak 3.075 kasus, 3 September sebanyak 3.622 kasus sekaligus rekor tertinggi sejak pasien pertama diumumkan pemerintah pada 2 Maret, 4 September 3.269 kasus, 5 September sebanyak 3.128 kasus, dan terakhir 6 September 3.444 kasus.
Dengan tambahan sebanyak 3.444 kasus, akumulasi positif Covid-19 di Indonesia menjadi 194.109 kasus. Mengikuti tren selama lima hari terakhir selama September di mana penambahan kasus baru selalu di atas 3 ribuan kasus, besar kemungkinan pekan depan total akumulasi kasus Covid-19 di Indonesia menembus angka 200 ribu.
Kalau melihat data yang dilansir laman resmi penangangan Covid-19 yang dibangun pemerintah pusat, covid19.go.id, terjadi percepatan angka kasus dalam hitungan 100 ribu kasus. Jumlah kasus 100 ribu pertama sejak 2 Maret ketika pasien pertama diumumkan pemerintah pusat sampai 27 Juli ketika angka akumulasi sebanyak 100.303 kasus membutuhkan waktu sekitar enam bulan.
Sementara penambahan 100 ribu kasus kedua hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan, dari 27 Juli sampai sekitar 9 September.
Dari total 194.109 kasus tambahan sampai dengan 24 jam terakhir, total pasien sembuh sebanyak 138.575 kasus dan 8.025 orang meninggal.
AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

Share this article
UPDATE COVID-19: Setelah Sempat Turun, Positif Covid-19 di Jakarta Naik Lagi di Atas Seribu Kasus