TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo mengungkapkan kepadatan lalu lintas maupun penumpang di transportasi umum disebabkan aturan jam kerja yang belum dilaksanakan dengan baik.
Padahal, Pemprov DKI telah memberlakukan pembagian jam masuk kantor menjadi dua shift, yakni pukul 07.00 dan 09.00 WIB.
AYO BACA : Pemkot Depok Usul ke Pemprov DKI Soal Pengaturan Jam Kerja Pegawai
"Kemarin kami evaluasi belum terjadi implementasi kebijakan di sisi hulu. Artinya masih banyak kantor yang membuka seluruhnya kerja masuk. Ini terbukti kemarin sore di Stasiun Juanda terjadi kepadatan, orang berebut untuk naik KRL," jelas Syafrin dalam sebuah diskusi daring, Selasa (9/6/2020).
Menurut Syafrin, pembagian jam kerja dilakukan untuk memecah kepadatan lalu lintas atau penumpang di transportasi umum pada pagi hari. Namun upaya ini tampak kurang efektif lantaran belum setiap kantor menerapkan pembagian jam kerja.
AYO BACA : Pengamat: Sistem Ganjil-Genap Kendaraan Berlawanan dengan PSBB Transisi
"50 persen kita harapkan tetap bekerja dari rumah. Bahkan 50 persen lainnya kami bagi jam kerjanya. Shift pertama jam 7 pagi dan shift kedua jam 9 pagi. Tujuannya adalah kami ingin memecah waktu puncak pagi yang rata-rata satu jam, ini bisa kita distribusikan dalam 3 jam paling tidak," jelasnya.
Pembagian jam kerja ini, lanjut Syafrin, sudah disosialisasikan kepada perusahaan. Dia menekankan bahwa di masa PSBB transisi ini tetap ada pembatasan meskipun aktivitas sosial ekonomi sudah kembali berjalan.
"Kami sudah koordinasikan bagaimana kita memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha, bahwa sekarang kita masih dalam masa transisi bukan berarti ada pelonggaran," katanya.
"Dalam masa transisi ini banyak hal yang sudah diupayakan Dinas Perhubungan untuk menekan agar tidak terjadi kepadatan di angkutan umum," imbuhnya.
AYO BACA : Pengemudi Ojol Mengaku Sulit Dapat Penumpang
![[Ilustrasi] Penumpang KRL Bogor-Jakarta Kota. (Suara.com/Bagaskara).](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/20/penampakan-penumpang-krl-bogor-jakarta-kota-suaracombagaskara.jpg)
Share this article
Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo mengungkapkan kepadatan lalu lintas maupun penumpang di transportasi umum disebabkan aturan jam kerja yang belum dilaksanakan dengan baik.