RAWASARI, AYOJAKARTA.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, terdapat penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia. Haingga Jumat (19/5/2020), terdapat penambahan 678 kasus, sehingga kasus positif Covid-19 Indonesia mencapai 25.216.
Yurianto mengatakan, pemerintah juga mencatat ada penambahan jumlah pasien sembuh sebanyak 252 dalam sehari. Sehingga, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sampai saat ini mencapai 6.492 orang. Sedangkan pasien yang meninggal dunia bertambah 24 orang, menjadi total 1.520 orang.
Sementara, perkembangan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) per hari ini, yang masih secara aktif dipantau sebanyak 49.212 orang. Sementara jumlah PDP yang masih diawasi secara aktif sebanyak 12.499 orang.
Sedangkan jumlah pengujian sampel hingga hari ini sebanyak 300.545 spesimen dari 205.165 orang. Jumlah kabupaten/kota yang melaporkan terdapat kasus Covid-19 juga bertambah dua daerah sehingga total ada 414 kabupaten /kota di 34 provinsi.
"Gambaran-gambaran ini masih menggambarkan di beberapa daerah, di beberapa provinsi masih diperlukan upaya yang jauh lebih disiplin lagi agar kita tetap bisa menekan jumlah kasus ini," kata Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Jumat (29/5/2020).
Ia menerangkan, lima provinsi yang terbanyak peningkatannya pada hari ini, pertama DKI Jakarta 125 kasus, Jawa Timur 101 kasus, Kalimantan Selatan 74 kasus, dan Papua 56 kasus.
"Inilah gambaran yang kita dapatkan bahwa kenaikan 678 kasus ini tidak dimaknai bahwa ini adalah kenaikan gambaran yang keseluruhan dari wilayah Indonesia," ujar dia.
Sebab, Yuri menerangkan ada beberapa provinsi yang memang dalam tiga pekan terakhir sudah menunjukkan gambaran yang mendatar. Artinya, sudah tidak ditemukan kasus baru dan beberapa provinsi sudah mengalami penurunan 50% dari puncak yang pernah didapatkan.
AYO BACA : Bertambah 396, Kasus Positif Covid-19 Indonesia Jadi 8.607
Sementara, lima besar provinsi yang mengalami penambahan kasus pada hari ini, Yuri menerangkan kenaikan 125 kasus di DKI Jakarta bukan keseluruhan warga di wilayah administrasi DKI Jakarta, melainkan pekerja migran yang kembali ke Tanah Air melalui Jakarta. Hasil skrining di Bandara Soekarno-Hatta mendapatkan pekerja migran yang mengidap positif Covid-19.
"Jadi ini bukan gambaran dari wilayah administrasi DKI secara keseluruhan tetapi juga menjadi gambaran yang ada di pekerja migran, kalau kita lihat khusus DKI saja angka ini cukup stabil dari hari ke hari," ujarnya.
Sementara, provinsi terbanyak kedua yakni Jawa Timur, hari ini mengalami penurunan kasus dengan 101 kasus dari hari sebelumnya sebanyak 171 kasus. Begitu pun Kalimantan Selatan yang menurun, meski menempati penambahan terbanyak ketiga yakni dengan 74 kasus dan Papua 56 kasus.
Sedangkan provinsi yang hari ini tidak ada penambahan kasus positif diantaranya adalah Aceh, Bangka Belitung, kemudian Jambi Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Untuk daerah yang ada penambahan kasus antara 3 sampai dengan satu kasus yakni Kepulauan Riau Gorontalo, Yogyakarta, Bengkulu dan Sulawesi Tenggara.
"Ini yang kemudian secara spesifik akan kita lakukan kajian terus-menerus setiap provinsi sampai dengan tiap kabupaten kota untuk bisa Kita bedakan keseluruhan," katanya.
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternati.
AYO BACA : Protokol Paranoid dan Protokol Corona

Share this article
ima provinsi yang terbanyak peningkatannya pada hari ini, pertama DKI Jakarta 125 kasus, Jawa Timur 101 kasus, Kalimantan Selatan 74 kasus, dan Papua 56 kasus.