AYO BACA : Larangan Mudik Ketat, Ingin Masuk Jateng Harus Lewati 13 Pos PenjagaanAYO BACA : Ada-ada Saja, Ini Cara Akali Petugas Biar Bisa Mudik
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Pemudik yang menggunakan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dari Jakarta tujuan Jawa Tengah terpaksa putar balik setelah gagal mengelabui petugas.
Mereka mencoba mematikan lampu bus, menurunkan sandaran kursi, hingga masuk toilet agar tidak diketahui petugas. Namun, polisi menghentikan kendaraan tersebut di Pospam Kedung Waringin. Pemberhentian itu dilakukan dalam pemeriksaan rutin Operasi Ketupat Jaya 2020 terhadap kendaraan yang akan masuk dan keluar Jabodetabek.
"Ada lima orang yang merebahkan tempat duduk dan mematikan seluruh lampu bus. Ditemukan juga satu orang di dalam toilet bus," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Kamis (30/4/2020).
Sambodo mengatakan, penemuan pemudik nekat itu terjadi pada Rabu (29/4) malam sekira pukul 22.00 WIB. Menurutnya, pemudik nekat ini berharap bus yang mereka tumpangi bisa lolos menuju ke kampung halamannya.
"Itu bus dari Jakarta mau ke Jawa Tengah," kata Sambodo.
Selain itu, petugas Ditlantas Polda Metro Jaya juga melakukan pemeriksaan terhadap bus tersebut dan menemukan barang-barang pemudik seperti tas dan koper di dalam bagasi bus.
"Iya kita temukan barang-barang pemudik di bagasi bus," ujar dia.
Petugas kemudian memberikan pengertian kepada para pemudik maupun sopir bus terkait larangan mudik tahun ini. Adapun sanksi yang diberikan kepada pengemudi bus maupun para pemudik tersebut adalah diminta berputar arah kembali ke Jakarta.
"Sanksinya kita putar balikan kembali ke Jakarta," kata dia.
AYO BACA : Bupati Sragen Masukkan Warga Nekat Mudik di Rumah Angker
Share this article
"Ada lima orang yang merebahkan tempat duduk dan mematikan seluruh lampu bus. Ditemukan juga satu orang di dalam toilet bus," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Kamis (30/4/2020).