JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, menyebut sudah ada 68.111 pendaftar di gelombang pertama yang mendapatkan manfaat Kartu Prakerja.
"Mereka ini sudah ditransfer di saldo virtual account masing-masing, senilai Rp 3.550.000," ucap Denni.
AYO BACA : Kartu Prakerja Mulai Januari 2020, Jokowi Siap Anggaran Rp 7,81 Triliun
Dari jumlah uang yang ditransfer, Denni tak lupa mengingatkan penerima bahwa, ada dana untuk membayar pelatihan-pelatihan yang disajikan pada 8 digital platform yang penyedian program tersebut.
"Dan dari jumlah itu kan ada Rp 1 juta yang didedikasikan khusus untuk membeli pelatihan apapun yang masyarakat inginkan," kata Denni dari Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (28/4/2020).
AYO BACA : Ganjar Dorong Karyawan Kena PHK Daftar Kartu Prakerja, Ini Syaratnya
Denni menyebut sejak 11 April 2020 hingga Selasa (28/4/2020) hari ini, sudah ada 8,4 juta orang yang mendaftar melalui situs www.prakerja.go.id.
Platform digital yang bekerja sama dengan Program Kartu Prakerja sampai saat ini antara lain: Tokopedia, Bukalapak, Skill Academy by Ruangguru, MauBelajarApa, HarukaEdu, PijarMahir, Sekolah.mu dan Sisnaker.
Selain itu, dari Rp 3.550.000 juga digunakan untuk insentif usai pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan dan insentif survey kebekerjaan sebesar Rp 50.000 per survey untuk tiga kali survey atau total Rp 150.000 per peserta.
Setiap peserta program hanya dapat mengikuti program sebanyak satu kali. Insentif dibayarkan setelah peserta menyelesaikan minimal satu kali pelatihan.
AYO BACA : Resmi Meluncur, Kartu Prakerja Gandeng Platform Digital

Share this article
"Mereka ini sudah ditransfer di saldo virtual account masing-masing, senilai Rp 3.550.000," ucap Denni.