AYO BACA : Lagi, 2 WNI Positif Covid-19AYO BACA : DPW PSI Jakarta Undang Cawagub DKI Bahas Banjir
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Dinas Bina Marga DKI Jakarta belum bisa mengaspal lintasan yang akan digunakan untuk ajang balap Formula E di kawasan Monumen Nasional (Monas). Seharusnya, pengaspalan sudah dilakukan bulan ini. Wabah corona yang sudah masuk di Indonesia membuat pihaknya menunggu instruksi lanjutan.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan, jika sesuai rencana, pengaspalan bisa ditarget selesai pada April mendatang, dan dilanjutkan uji coba.
"Karena situasi sekarang (merebak Corona) kami menunggu situasi bagaimana perkembangannya, kan GP (Grand Prix) aja ditunda," kata Hari saat dihubungi, di Jakarta, Jumat (6/3/2020).
Yang terpenting saat ini, kata Hari, pihaknya menunggu dan bersiap-siap jika turun perintah untuk segera mengeksekusi proyek tersebut.
"Yang penting tetap kami buat on schedule, itu kalau tetap pada jadwal ya, April selesai," ujar Hari.
Untuk pengaspalan sendiri, Hari menceritakan akan dilakukan di seperempat panjang lintasan balap yang total sekitar 2,6 kilometer. Lokasi yang diaspal dengan jenis geotextile itu, adalah di kawasan dalam Monas yang alasnya ada hamparan batu yang ditata rapi (cobblestone).
"Update terakhir laporannya aspal itu sudah diujicoba untuk melapisi cobblestone dan saat dicabut masih bagus cobblestonenya. Hasil bongkaran itu bisa digunakan lagi dengan melalui beberapa proses," ujar Hari.
Diketahui, penyelenggaraan beberapa agenda berskala besar dan internasional di Jakarta sudah dibatalkan akibat tingginya risiko penyebaran virus Corona. Hal serupa juga terjadi pada kegiatan olahraga internasional antara lain MotoGP Thailand, MotoGP Qatar, Grand Prix Formula 1 China dan Formula E Sanya China yang batal diadakan.
AYO BACA : Bekali 39 Finalis Putri Indonesia, Ini Pesan Menpora
Share this article
Dinas Bina Marga DKI Jakarta belum bisa mengaspal lintasan yang akan digunakan untuk ajang balap Formula E di kawasan Monumen Nasional (Monas). Seharusnya, pengaspalan sudah dilakukan bulan ini. Wabah corona yang sudah masuk di Indonesia membuat pihaknya menunggu instruksi lanjutan. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan, jika sesuai rencana, pengaspalan bisa ditarget selesai pada April mendatang, dan dilanjutkan uji coba.