JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Massa demonstran menyerang beberapa mobil polisi yang melintasi jalan tol dalam kota dari arah Cawang menuju Grogol.
Massa merupakan bagian dari ribuan pegunjuk rasa yang menyampaikan orasi dan tuntutan di sekitar Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senin (30/9/2019).
Massa melempari personel Brimob yang berada di dalam mobil dengan batu dan botol.
Membantu personel yang terjebak, aparat kepolisian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.
AYO BACA : Massa Pelajar Lempar Mapolda Metro Jaya dengan Batu
''Massa di daerah Slipi tidak boleh ditembak dengan gas air mata,'' imbau salah seorang orator di atas mobil komando.
Pihak kepolisian juga terus mengimbau agar massa tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di jalan tol. Selain juga dapat menjaga diri agar tidak terprovokasi.
''Kami tidak berharap untuk melakukan tindakan atau hal-hal yang tidak diinginkan,'' kata petugas kepolisian melalui pengeras suara.
Unjuk rasa mahasiswa, pelajar dan berbagai elemen masyarakat di depan Gedung DPR bertepatan dengan momentum sidang paripurna penutupan parlemen periode 2014-2019.
Mereka menuntut penolakan terhadap Revisi KUHP, RUU Pertambangan Minerba, RUU Pertanahan, RUU Permasyarakatan, dan RUU Ketenagakerjaan. Mereka juga mendesak pembatalan UU KPK dan UU SDA serta segera disahkannya RUU PKS dan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Share this article
Massa demonstran menyerang beberapa mobil polisi yang melintasi jalan tol dalam kota dari arah Cawang menuju Grogol.