JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau HIPMI sebagai organisasi harus bisa menjaga soliditas dengan selalu menjunjung sistem yang demokratis.
Pesan itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam acara jamuan makan malam dengan pengurus HIPMI dalam rangka jelang pelaksanaan Munas XVI HIPMI, di Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu (15/9/2019).
"Siapapun kontestan yang tengah bersaing, prinsip siap untuk menang dan siap untuk kalah harus dipegang," kata Anies.
Menurut Anies, semakin tinggi perputaran uang dalam suatu organisasi maka seharusnya pelaksanaan demokrasinya semakin bagus.
"Ada korelasi dengan demokrasi yang berjalan baik," ujarnya.
Jika menemui perselisihan, Anies meminta HIPMI belajar dari almarhum Presiden ke-3, BJ Habibie, yang baru wafat minggu lalu. Habibie mengajarkan tentang ambang batas perselisihan.
"Ada batas-batas perselisihan itu tidak dapat diteruskan. Kalau diteruskan bakal tidak habis-habis seperti konflik berkepanjangan negara-negara Timur Tengah," ujarnya.
Namun, Anies mengapresiasi HIPMI yang sampai saat ini tetap solid, tidak seperti organisasi lain yang pecah kemudian membuat tandingan.
"HIPMI perlu menjaga organisasi tetap solid untuk menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat dengan negara-negara lain," saran Anies.
Pada kesempatan sama, Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Afifuddin Suhaeli Kalla, menjelaskan bahwa Jakarta kembali ditunjuk menjadi tuan rumah Munas HIPMI setelah 21 tahun terakhir.
"Kami sebagai tuan rumah ingin memberikan yang terbaik dalam penyelenggaraan Munas XVI yang salah satu agendanya pemilihan ketua dan program kerja HIPMI ke depan," ujarnya.
Sedangkan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI, Bahlil Lahadalia, memastikan organisasinya akan tetap solid meskipun ada persaingan menuju kursi ketum.
"Seperti Sandiaga Uno yang bersaing dengan Presiden Joko Widodo dalam penyelenggaraan Pemilu lalu, keduanya merupakan anggota HIPMI, setelah (pemilu) usai maka bersatu kembali sebagai satu keluarga besar, kata Bahlil.
Bahlil mengatakan, yang terpenting dalam Munas bukan menetapkan pengurus baru, tetapi membuat program kerja di tengah tantangan ekonomi yang tidak ringan pada masa ini.

Share this article
Jika menemui perselisihan, Anies meminta HIPMI belajar dari almarhum Presiden ke-3, BJ Habibie.