PESANGGRAHAN, AYOJAKARTA.COM - Hingga kini, sudah ada 23 orang yang dimintai keterangan atas dugaan keterlibatan pembunuhan yang menimpa editor redaksi Metro TV, Yodi Prabowo. Anjing pelacak pun dikerahkan untuk menemukan siapa pemilik pisau yang ditemukan tak jauh dari jenazah mendiang Yodi, di samping Tol JORR Pesanggrahan Jakarta Selatan pada Jumat (10/7/2020) lalu.
\"Indikasi sementara pisau dapur digunakan untuk menusuk korban. Ini dugaan sementara. Makanya kita gunakan anjing yang ada untuk mengendus asal pisau,\" kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (13/7/2020).
Dalam endusannya, anjing pelacak atau K-9 tersebut mengitari beberapa tempat di sekitar lokasi kejadian. Misalnya saja sebuah warung kopi dekat Danau Kapalio 400 meter dari lokasi penemuan mayat, dan Masjid Al-Ikhas yang berada di Jalan Ulujami Raya Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
AYO BACA : Kepiluan Ayah Editor Metro TV, Anaknya Tak Pernah Bermasalah dengan Orang Lain
Pemilik warung kopi bernama Amir (41) mengakui jika dirinya sempat dimintai keterangan oleh aparat kepolisian. Dia mengatakan, polisi bertanya apakah Yodi maupun terduga pelaku sempat mampir ke warung miliknya atau tidak.
\"Kalau saya pribadi tidak pernah melihat ada orang yang disebut karyawan Metro TV mampir ke sini (warung kopi),\" ujar Amir saat dijumpai Suara.com - jaringan Ayojakarta.com, Senin (13/7/2020).
Amir mengatakan, selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), warungnya cuma buka hingga pukul 18.00 WIB. Selain itu, yang singgah di warung kopi miliknya hanyalah orang tertentu --warga sekitar maupun petugas Satpol PP yang sedang beristirahat.
AYO BACA : Janggal, Barang Berharga Editor Metro TV Masih Utuh
\"Saya malah tidak pernah lihat sama sekali. Saya kan buka pagi dan jam 6 atau 7 malam sudah tutup. Saya juga sering tidur di warung. Yang nongkrong di sini ya orang tertentu aja,\" kata dia.
Menurut Amir, polisi sempat menunjukan foto Yodi sebagai petunjuk. Kepada polisi, Amir mengaku tidak pernah melihat sosok Yodi berada di warung miliknya.
\"Saya juga ditanyain apakah kenal sama korban apa tidak. Ya saya tidak kenal sama sekali. Semalem saya sempat di kasih lihat fotonya sama polisi,\" katanya.
Sementara itu, garis polisi masih membentang di sekitar lokasi kejadian. Garis polisi tersebut membentang di antara dua pohon yang berada di pinggir Tol JORR Pesanggrahan, tempat jasad Yodi ditemukan.
Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa 23 orang saksi. Mereka yang diperiksa merupakan keluarga terdekat hingga orang yang terakhir melakukan pertemuan dengan korban.
\"Kemarin kita (juga) sudah mengambil CCTV yang ada di pinggir tol. CCTV saat ini tengah diselidiki melalui tim khusus yang dibentuk oleh pak Kapolda,\" ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (13/7/2020).
AYO BACA : Rumah Duka Editor Metro TV Masih Didatangi Pelayat

Share this article
Amir mengatakan, selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), warungnya cuma buka hingga pukul 18.00 WIB. Selain itu, yang singgah di warung kopi miliknya hanyalah orang tertentu --warga sekitar maupun petugas Satpol PP yang sedang beristirahat.