JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pola Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) diterapkan sejumlah kelurahan di wilayah Jakarta Selatan.
Dampaknya, banyak masyarakat tergerak untuk membantu penanggulangan wabah COVID-19. Contohnya di Kelurahan Grogol Utara dan Kelurahan Rawa Barat.
Hari ini, Camat Kebayoran Lama, Aroman, secara simbolis menerima bantuan sembako dari ITC Permata Hijau dan langsung mendistribusikannya ke Kelurahan Grogol Utara. Menurutnya, para ketua RT di Grogol Utara sudah mendata warga yang akan menerima bantuan. Untuk mengindari kerumunan, paket sembako dikirim ke rumah masing-masing warga.
"Ada 180 paket sembako dan akan ada gelombang kedua. ITC memberikan beras, mie instan, minyak goreng, saus dan kecap. Warga yang menerima sudah sesuai data yang didata RT, jadi enggak usah keluar rumah apalagi sampai berkerumun menunggu sembako," jelasnya, Rabu (29/4/2020).
Di Kelurahan Rawa Barat, bantuan datang dari mantan Menteri BUMN, Laksamana Sukardi. Politikus senior itu memilih menyumbangkan APD (alat pelindung diri) bagi tenaga medis.
Lurah Rawa Barat, Dedi Rohedi, menjelaskan, pihaknya menerima bantuan alat pelindung diri seperti baju hazmat dan face shield.
"Bantuan langsung diberikan ke Puskesmas Rawa Barat. Kami langsung berikan dan jangan lama-lama juga diberikannya," jelas Dedi.
Dedi mengaku, terus menerima bantuan berupa APD dan sembako sampai hari ini. Banyak individu yang menyalurkan bantuan melalui pihak kelurahan.
"Selama ini bantuan yang diberikan ke kelurahan sifatnya spontan dan belum berlanjut. Tapi ada dari beberapa orang yang memberikan sembako. Mereka tetap koordinasi dengan kelurahan terkait berapa banyaknya bantuan," ucap Dedi.
Dedi melanjutkan, mekanisme pemberian bantuan tetap melalui kelurahan dan penerimaan bantuan dengan pola KSBB yang melibatkan banyak pihak.
"Pemberian bantuan juga dilakukan petugas. Saya sudah suruh RW agar tidak mengumpulkan massa apalagi sampai ramai. Sistem penyerahan kita door to door," tambahnya.

Share this article
Di Kelurahan Rawa Barat, bantuan datang dari mantan Menteri BUMN, Laksamana Sukardi.