JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sejumlah warga masyarakat mengaku kesulitan untuk mendaftar sebagai calon peserta program Kartu Pra-Kerja.
Pendaftaran Program Kartu Pra-Kerja telah dibuka oleh pemerintah, Sabtu (11/4/2020). Para peserta yang terdaftar akan menerima bantuan uang sebesar Rp 3.550.000 untuk keperluan biaya pelatihan dan insentif (uang saku).
Pendaftaran Kartu Pra-Kerja dilakukan secara online di situs www.prakerja.go.id. Namun, banyak orang kesulitan mengaksesnya. Seperti yang dialami oleh Amelia Nada (23). Wanita yang dirumahkan oleh perusahaan tempatnya bekerja terkait dampak wabah COVID-19 itu mengaku kesulitan mendaftar. Padahal dia sudah mencoba di semua situs pencari (browser), tapi tetap tidak berhasil mendaftar.
"Agak susah daftarnya. Sudah isi data diri, tapi filenya tidak bisa terkirim, padhal sudah dicoba sampai beberapa kali," ujar Nada kepada Ayojakarta, Senin (13/4/2020).
Nada sangat berharap dirinya terdaftar dalam program tersebut. Dia yakin program tersebut bisa meringankan beban ekonominya di tengah situasi sulit saat ini.
"Ya, membantu banget pasti, kondisi sedang sulit. Apalagi saya terkena langsung imbas corona, dirumahkan perusahaan," akunya.
Hal serupa juga dialami oleh Ekky Ramadhan (19). Ekky juga mengaku kesulitan saat berusaha mendaftar menjadi calon peserta program Kartu Pra-Kerja. Sama dengan Nada, Ekky sudah mencoba berkali-kali, tapi tak kunjung berhasil terdaftar di situs www.prakerja.go.id.
"Sudah beberapa kali coba tapi tidak berhasil, mungkin koneksi saya jelek atau situsnya sedang ramai dikunjungi," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Pra-Kerja, Panji Winanteya Ruky, menyadari kesulitan para calon peserta yang hendak mendaftar. Animo masyarakat untuk menjadi peserta program Kartu Prakerja sangat tinggi.
"Memang animo masyarakat untuk mendaftar sangat tinggi. Hampir 2 juta orang sejak dibuka hari Sabtu malam dan terus bertambah. Pendaftaran terus terbuka dan tidak dibatasi," kata Panji.
Syarat untuk menjadi peserta Kartu Prakerja adalah Warga Negara Indonesia (WNI), usia minimal 18 tahun, dan sedang tidak mengikuti pendidikan formal.
Pendaftaran terbuka selama 24 jam 7 hari dalam seminggu. Untuk gelombang pertama pendaftaran, dibuka sampai Kamis 16/4/2020) mendatang, pukul 16.00 WIB.
Peserta program Kartu Pra-Kerja akan mendapatkan banyak keuntungan. Yang paling menarik adalah kursus bagi para pesertanya tanpa perlu membayar karena ditanggung oleh pemerintah.
Manfaat Program Kartu Pra-Kerja 2020 yakni sebesar Rp 3.550.000, terdiri dari bantuan pelatihan sebesar Rp1 juta dan insentif pasca pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan (selama 4 bulan). Peserta Kartu Prakerja 2020 juga akan menerima insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 50.000 per survei untuk 3 kali survei (total Rp150.000).

Share this article
Peserta program Kartu Pra-Kerja akan mendapatkan banyak keuntungan. Yang paling menarik adalah kursus bagi para pesertanya tanpa perlu membayar karena ditanggung oleh pemerintah.