AYOJAKARTA.COM -- Warga di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang pria di dalam kamar kosnya pada Selasa, 14 Juli 2026.
Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk setelah beberapa hari tidak keluar dari kamarnya.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan, mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia murni karena sakit.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban.

"Korban meninggal karena sakit. Ada riwayat sakitnya dari keluarga," ujar Kombes Putu Yuni dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber.
Senada dengan Kapolres, Kapolsek Mampang AKP Dian Purnomo menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan pihak keluarga, pria tersebut diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Atas dasar tersebut, pihak keluarga pun menolak untuk dilakukan proses autopsi terhadap jenazah.
Kronologi
Kronologi penemuan jasad ini bermula dari laporan masyarakat yang mencium bau tidak sedap dari arah kamar korban.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, menyebutkan bahwa korban sudah tidak terlihat keluar kamar selama lima hari.
"Petugas bersama warga terpaksa membuka paksa pintu kamar tersebut karena ada aroma yang sangat menyengat," kata AKP Joko.
Berdasarkan keterangan saksi di lingkungan kos, korban sempat mengeluh sakit kepada penjaga kos pada Jumat, 10 Juli 2026.

Kemudian pada Minggu, 12 Juli 2026, tetangga sekitar masih sempat mendengar suara korban batuk-batuk dari dalam kamar yang ia tinggali seorang diri tersebut.
Setelah ditemukan, jenazah langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak kepolisian memastikan kejadian ini murni karena kondisi kesehatan korban dan bukan karena tindak kriminalitas.***
Share this article
Warga di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang pria di dalam kamar kosnya pada Selasa, 14 Juli 2026.