Warga Kebun Sayur Kesulitan Dapatkan Hak Administrasi Kependudukan, Begini Kata Lurah

Kampung Kebun Sayur, Ciracas/dok: Aini Tartinia

Kampung Kebun Sayur, Ciracas/dok: Aini Tartinia

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Warga Kebun Sayur Ciracas, Jakarta Timur, kesulitan memenuhi haknya sebagai seorang Warga Negara Indonesia yang tercantum sesuai dengan amanat Pancasila pada Sila ke 5 dan UUD 1945. Warga  kesulitan untuk mengurus dokumen negara seperti KTP dan tidak bisa mengakses pelayanan publik, terutama urusan kesehatan.

Salah satu warga yang dituakan di Kampung Kebun Sayur Ciracas, Pandi (52) saat ditemui Ayojakarta di Kantor Kelurahan Ciracas mengungkapkan, dampak tidak diberikannya hak atas administrasi menyebabkan kesulitan warga mendapat bantuan selama pandemi.

Terlebih, kata Pandi, ketika ada warga yang terpapar Covid-19, mereka tak bisa mengandalkan bantuan sosial (Bansos) maupun bantuan sosial tunai (BST) DKI imbas tidak terdata secara administrasi kependudukan, karena dianggap sebagai warga liar.

"Ya, bantuan dari antar tetangga saja. Upaya dari RT yang sudah ada seperti RT 05 juga tidak pernah mencoba sedikit bantu kami, boro-boro dari Kelurahan, Camat, Walikota," ujar Pandi yang tinggal di kampung tersebut sejak 2001 silam.

Ia juga mengaku kesulitan memperoleh haknya sebagai warga negara. Salah satu anak Pandi yang masih bersekolah, tidak bisa mengandalkan bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.

"Karena persyaratannya adminstrasi kependudukan yang jelas. Sementara, kami untuk mendapatkan layanan publik itu terhambat sampai saat ini," tuturnya. 

Senasib dengan Pandi, salah satu warga bernama Sadaukur (50) yang tinggal di Kampung Kebun Sayur, Ciracas, juga mengalami kesulitan dalam meminta keringanan biaya swab test PCR ke Puskesmas. 

"Anak saya 2 minggu lalu positif Covid-19, ingin swab PCR untuk syarat kerja, tapi mahal. Saya ajukan surat izin ke Puskesmas namun saya nggak ditanggapi karena RT saya di Cipayung, sedangkan saya sudah tak di Cipayung lagi, tapi di sini. Karena nggak dapat keringanan biaya, akhirnya saya terpaksa swab test PCR mandiri ke rumah sakit. Pakai biaya sendiri," jelas Sadaukur.

Sementara itu, Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), Rudy Hartono Tambunan, mengatakan hal tersebut disebabkan karena adanya seorang Oknum Pejabat Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta, yang sampai saat ini tidak memberikan hak Warga Kebon Sayur Ciracas dalam bentuk Administrasi Kependudukan yang resmi tercacat dan diakui kedudukan mereka sebagai warga di Kelurahan Ciracas Jakarta Timur.

"Tidak diberikannya KTP di daerah asli tempat tinggalnya membuat warga tidak bisa mengakses banyak sekali layanan publik, terutama urusan kesehatan. Intinya gini, semua warga yang ada di sana mengajukan hanya satu hal pemekaran rukun tetangga, tadi warga menyampaikan," ujarnya di Jakarta, Selasa 10 Agustus 2021.

Lebih jauh, Rudy menuturkan warga Kebun Sayur Ciracas meminta agar segera diberikan indentitas kependukukan sebagai Warga Negara Indonesia yang tercatat secara resmi di tempat warga tersebut tinggal dan duduki, yakni di Kebun Sayur Kelurahan Cicaras. 

"Saat ini Lurah Ciracas mempertontonkan keangkuhannya, tidak mendengarkan keluh kesah warga dan mengindahkan rekomendasi terkait permohonan warga. Kami minta ke lurah karena ini sudah 40 tahun hak warga sudah dirampas, ada 2.000 jiwa lebih yang terbengkalai," tutur Rudy. 

Setelah menghadiri rapat, Lurah Ciracas, Rikia Marwan enggan memberikan komentar dan pergi menghindari pertanyaan dari warga. 

"Sudah saya sampaikan ke walikota hasil rapatnya. Cuman miskomunikasi saja, akhirnya lebih dari 7 orang kita batasi karena prokes dan PPKM," kata Rikia ketika dihubungi Ayojakarta melalui pesan singkat. 

Rikia menerangkan, saat ini tidak menerbitkan atau mengeluarkan legalitas kepada pihak manapun selain Perum PPD, termasuk warga Kebun Sayur yang selama ini mendiami asset negara.

Ia enggan menjawab pertanyaan warga secara langsung dan lebih memilih untuk meninggalkan lokasi rapat. 

"Berkenaan hal tersebut di atas, Kelurahan Ciracas belum bisa mengabulkan surat permohonan dari Paguyuban Kebun sayur dan akan meneruskan permohonan tersebut untuk dibahas ke tingkat Kota," ujarnya dikutip dari notulensi rapat bersama warga hari ini.

"Iya tadi warga ingin sampaikan aspirasi. Sudah kita dengarkan, tapi kita tetap sesuai aturan koordinasi dahulu ke pimpinan saya mulai dari camat, walikota. Yang penting saya sudah laporkan. Jadi, tunggu hasilnya. Belum bisa mengabulkan. Yang penting kami sudah mewadahi dahulu suara-suara mereka," tambahnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Pusat 04 Jun 2026, 19:22 WIB

Penyandang Disabilities Bisa Daftar, Sudin Nakertransgi Jakarta Pusat Buka 2.000 Lowongan Kerja 2026!

Sebanyak 2.000 lowongan kerja dari 37 perusahaan disediakan dalam Job Fair

Ekonomi 04 Jun 2026, 18:48 WIB

Rupiah Tembus Rp18.023, Begini Strategi Maybank Wealth Management Amankan Aset Nasabah

Rupiah tembus Rp18.023/USD dipicu inflasi Mei naik 0,28% & suku bunga AS tinggi. Hadapi krisis, Head Wealth Management Maybank Johan Kesuma Harsa sarankan nasabah lakukan diversifikasi investasi.

News 04 Jun 2026, 18:05 WIB

Infogresik Ajak Pelaku Kreatif Ubah Homeless Media Jadi Rumah Aspirasi Warga

Infogresik tegaskan Homeless Media wajib jadi rumah nyaman bagi publik. Simak strategi kelola konten lokal yang tepercaya di sini!

Gadget 04 Jun 2026, 15:53 WIB

Secanggih Apa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Samsung Galaxy Z Fold 8? Simak Ulasannya

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 Ultra Juli 2026. HP tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), teknologi laser drilling agar layar rata tanpa lipatan, chip 2nm, RAM hingga 16GB, dan kamera 200MP.

Gadget 04 Jun 2026, 14:49 WIB

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Baterai Jumbo dan Layar Tanpa Lipatan

Samsung bersiap merilis Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Ponsel lipat tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), layar tanpa bekas lipatan, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera 200MP.

News 04 Jun 2026, 14:46 WIB

Suara Pengamat: ISMN Meet Up Surabaya 2026 Benteng Pertahanan Kreator Lokal

Pengamat puji ISMN Meet Up Surabaya 2026! Dinilai sukses jadi wadah strategis yang bikin ekosistem media sosial jadi jauh lebih sehat.

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.