JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sepanjang Senin kemarin, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur menangani evakuasi sarang tawon dari 7 lokasi di wilayah operasionalnya.
Demikian disampaikan Kepala Seksi Operasional Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, Selasa pagi (10/12/2019).
AYO BACA : Warga Bekasi Diminta Waspada, Pertumbuhan Sarang Tawon Ndas Sudah Makan Korban
Petugas mengevakuasi sarang tawon jenis vespa affinis, atau sebagian masyarakat mengenalnya dengan Tawon Ndas, karena sudah sangat meresahkan warga.
AYO BACA : Januari-November, 244 Sarang Tawon Dievakuasi di Jaktim
Salah satu lokasi evakuasi adalah Jalan H Niman Nomor 14, Cipayung, Kavling DKI RT 14/RW 02 Blok P2/30, Duren Sawit.
"Kami juga laksanakan evakuasi sarang tawon di Asrama Yonkav 7 RT 02/RW 06 Rumah Dinas (E 19), Pasar Rebo," katanya.
Sarang tawon predator itu juga dilaporkan meresahkan warga di Jalan Tanah Merdeka 1 A, Ciracas dan Jalan H Iliyan RT 3=RW 10, Duren Sawit.
"Kami juga mengerahkan personel evakuasi sarang tawon menuju Jalan Perintis Kemerdekaan RT 008/RW 08, Pulo Gadung dan Jala Buntu RT 001/RW 01, Cipayung," demikian Gatot.
Sengatan lebah predator bisa mengancam nyawa seseorang. Mereka yang sudah terserang sengatan diwajibkan untuk memeriksa diri ke rumah sakit.
Dua bulan lalu, pertumbuhan jumlah Tawon Ndas terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi dan sampai memakan korban sejumlah warga. Penyebarannya sudah sampai wilayah Kota Bekasi.
Darurat populasi serangga Vespa Affinis ini pernah terjadi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng). Bahkan, sepanjang 2017-2018, serangan tawon predator itu tercatat sampai memakan korban 7 warga meninggal dunia.
AYO BACA : Meresahkan Warga, Petugas Damkar Evakuasi Sarang Tawon

Share this article
Sengatan lebah predator bisa mengancam nyawa seseorang. Mereka yang sudah terserang sengatan diwajibkan untuk memeriksa diri ke rumah sakit.