JAKARTA, AYOJAKARTA.COM—Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Ancol, Jakarta Utara dikabarkan mulai mengungsi dari rumah mereka.
Hal ini lantaran sebagai imbas dari banjir rob yang terjadi di kawasan tersebut.
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohammad Insyaf mengatakan banjir rob masih terjadi di sejumlah pemukiman di Jakarta pada Selasa (7/12/2021) malam.
Baca Juga: Gawat! Sebanyak 24 RT di Jakarta Kena Dampak Banjir Rob, di Mana Saja?
Bahkan, sebanyak 26 RT di sisi barat dan utara Jakarta atau wilayah pesisir harus terendam air.
Jumlah daerah yang terimbas banjir rob itu merupakan pantauan terakhir hingga pukul 21.00 WIB.
Dari pantauan yang ada, ungkap Insyaf, ketinggian air juga beragam di tiap wilayah, mulai dari 50, 60, hingga 80 sentimeter. Pihaknya masih melakukan pemantauan bersama dengan aparat setempat.
Baca Juga: Termasuk Jakarta, BMKG Minta Warga Waspada Banjir Rob Gerhana Bulan Total 26-31 Mei
"Informasi genangan saat ini ada 26 RT atau 0,085 persen dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta," ujar Insyaf seperti dikutip dari SuaraJakarta.id-jaringan Ayojakarta.com, Rabu (8/12).
Berikuti ini daftar 26 RT di wilayah Jakarta Utara yang terkena rob:
Kelurahan Pluit
Ketinggian: 50 sentimeter dengan jumlah 11 RT
Kelurahan Ancol
Ketinggian : 60 sentimeter dengan jumlah 11 RT
Jakarta Barat terdapat 4 RT terdiri dari
Kelurahan Kamal
Ketinggian : 40 sentimeter dengan jumlah 4 RT
Baca Juga: Cegah Banjir Rob, Pemprov DKI Bersama Bank DKI Gelar Program Tanam 5.000 Bibit Mangrove di PIK
Imbas banjir rob yang terjadi sejak Senin siang (7/12) kemarin, warga di Kelurahan Ancol mulai mengungsi pihak BPBD mendiririkan tenda pengungsian di dua lokasi.
"Pengungsi dari Kelurahan Ancol 20 KK, 42 jiwa di Pos RW 08 dan Masjid Bahrain," imbuhnya.
Insyaf menyebut saat ini kondisi genangan sedang ditangani oleh Pihak Kelurahan Setempat Bersama PPSU, Tim TRC BPBD, DSDA, Satpol PP, Tagana dan Disgulkarma.
"Ditargetkan akan surut dalam waktu cepat," tandas dia.

Share this article
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohammad Insyaf mengatakan banjir rob masih terjadi