TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM – Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kelurahan Warakas menggelar operasi ketertiban masker (Tibmask) di sekitar Pasar Warakas, Tanjung Priok. Dalam kegiatan Operasi Tibmask, sebanyak 15 warga yang tidak menggunakan masker diberi sanksi tegas.
“Mereka beraktivitas di luar rumah tidak menggunakan masker, kami dengan terpaksa memberiakn sanksi sosial dengan membersihkan lingkungan,” kata Satpol PP Kelurahan Warakas, Adi Mulyadi, seperti dilansir utara.jakarta.go.id, Senin (7 September 2020).
Adi menjelaskan bahwa pemberian sanksi sosial kali ini berbeda dari sebelumnya, para pelanggar membersihkan lingkungan selama satu jam lamanya.
“Kami ingin agar mereka mendapatkan efek jera. Tujuannya tidak mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 lagi saat beraktivitas di luar rumahnya,” kata Adi.
Adi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Jakarta Utara khususnya Kelurahan Warakas agar selalu menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga diri dan lingkungannya dari Covid-19.
"Harus terus dilakukan karena pandemi Covid-19 ini masih ada dan terus menyebar," ujarnya.
AYO BACA : Hindari Razia Masker, 4 Remaja di Sawah Besar Malah Tabrak Satpol PP
Sebelumnya, Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok juga menggelar Tibmask di Jalan Warakas 1, Kelurahan Warakas, Jakarta Utara.
Kasatpol PP Kecamatan Tanjung Priok, Evita Wahyu Pancawati mengatakan, dalam operasi Tibmask ini sebanyak 30 warga kedapatan tidak menggunakan masker sehingga diberikan sanksi. Sebanyak 29 orang diberikan sanksi sosial, sementara itu satu orang diberikan sanksi denda.
“Mereka keluar rumah tidak menggunakan masker. Satu orang kita kenalan denda. Identitas pelanggar juga kita catat semua dan nantinya kalau kedapatan melanggar kembali akan dikenakan sanksi progresif,” kata Evita, Sabtu (5/9/2020).
Pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan edukasi penggunaan masker terhadap masyarakat di berbagai wilayah di Kecamatan Tanjung Priok.
“Penindakan ini sebagai bentuk edukasi buat masyarakat dan efek jera bagi mereka yang belum tertib, karena Covid-19 ini belum berakhir. Dengan menjaga kesehatan diri sendiri mereka juga menjaga kesehatan keluarga dan lingkungannya.” ujarnya.
Evita meyakini operasi Tibmask ini akan memberikan masyarakat efek jera sehingga mematuhi imbauan pemerintah akan pentingnya menjaga kesehatan.
“Diimbau masyarakat bisa tertib menjalankan gerakan menggunakan masker saat keluar rumah dan melaksanakan 3M," tutupnya.
AYO BACA : Tak Pakai Masker, Warga Kalisari Disanksi Bersihkan Masjid

Share this article
“Kami ingin agar mereka mendapatkan efek jera. Tujuannya tidak mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 lagi saat beraktivitas di luar rumahnya,” kata Adi.