ANCOL, AYOJAKARTA.COM - Bocah lelaki (AI) yang menjadi korban peluru nyasar di Kampung Tongkol, RT 07, RW 01, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, sempat dikira hanya terkena luka sayatan biasa. Orang tua IA (11), Selena (34) mengaku saat itu anaknya hanya diberikan obat merah saja dengan dibalut perban.
"Saya gak pikir itu peluru, saya pikir kesangkut, cuma anaknya gak mau jujur," kata Selena (34), ibu kandung IA saat ditemui Suara.com - jaringan Ayojakarta.com Rabu (24/6/2020).
"Saya kasih obat merah terus dikasih perban. Cuma anaknya biasanya tidur gak pernah ngerintih gak pernah ngeluh. Ini ngerintih bangun minta minum. Eh pas paginya mau ke klinik saya gantiin baju saya lihat perban banyak darahnya," kata Selena.
Melihat darah yang terus mengucur dari bagian punggung IA, Selena kemudian bergegas membawa IA ke sebuah Klinik di kawasan Angke.
Menurut Selena, di Klinik IA kemudian di rontgen dan hasilnya terdapat sebuah peluru bersarang di punggungnya.
AYO BACA : Asyik Bermain, Seorang Bocah Tertembus Peluru Nyasar
"Saya bawa ke klinik di Angke cerita di sana begini-begini akhirnya dokternya suruh rontgen. Begitu pulang baru sampai rumah ditelpon suruh balik lagi pas dateng dibilang katanya emang ada pelurunya," tuturnya.
Mendengar kabar tersebut, Selena berserta suami kemudian bergegas melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.
Sebelumnya, Kapolsek Pademangan Kompol Joko Handono peristiwa peluru nyasar itu bermula ketika korban tengah asyik bermain dengan teman-temannya. Namun, tiba-tiba korban merasa seperti ada yang memukul di bagian punggungnya yang tak disadari ternyata merupakan akibat peluru yang bersarang.
“Iya benar. Korban merasa seperti ada pukulan dari belakang. Terus korban kesakitan, setelahnya dibawa ke rumah sakit. Hasilnya ada proyektil peluru,” kata Joko saat dikonfirmasi, Selasa (22/6/2020).
Menurut Joko, kekinian kondisi korban telah membaik usai dirujuk ke salah satu rumah sakit. Bahkan, bocah berusia 11 tahun itu telah kembali ke rumahnya usai menjalani perawan selama hampir sepekan di rumah sakit

Share this article
Melihat darah yang terus mengucur dari bagian punggung IA, Selena kemudian bergegas membawa IA ke sebuah Klinik di kawasan Angke.