TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM -- Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ibu ke-91 tingkat Kota Jakarta Utara begitu spesial karena seluruh petugas upacara didominasi kaum perempuan.
Kepala Suku Badan Pengelola Aset Jakut Ratna Diah Kurniati bertindak sebagai inspektur upacara. Kemudian Kepala Suku Badan Kepegawaian Jakut Mardi Dwi Lestari sebagai perwira upacara dan Kepala Bagian Keuangan Jakut Anita Permata Sari sebagai komandan upacara.
Selanjutnya, Kasubag Kesehatan dan PPAPP Bagian Kesejahteraan Rakyat Jakut Dini Paramita Sapaty membacakan teks pembukaan UUD Negara RI, Kasubag Administrasi Pemerintahan Bagian Tata Pemerintahan Jakut Christina Trinita dan unsur lainnya. Bahkan petugas pengibar bendera, pembaca doa, MC dan tim paduan suara seluruhnya adalah kaum perempuan.
''Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang harus sadar bahwa mereka mempunyai akses dan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumber daya, seperti akses terhadap ekonomi, politik, sosial, dan sebagainya. Peringatan Hari Ibu diharapkan sebagai momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan guna memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan,'' ungkap Ratna Diah Kurniati saat membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati dalam upacara peringatan Hari Ibu ke-91 di Halaman Plaza Barat, Kantor Wali Kota Jakut, Senin (23/12/2019).
Tema yang diangkat dalam peringatan Hari Ibu ke-91 adalah Perempuan Berdaya Indonesia Maju yang merupakan gerakan bersama menumbuhkan semangat dan motivasi bagi perempuan prasejahtera sebagai pelaku usaha ultra mikro melalui perubahan pola pikir dan perilaku, penguatan identitas perempuan berdaya serta penyadaran hak-hak dan peran perempuan dalam ketahanan keluarga termasuk pengembangan wirausaha perempuan yang dapat memberikan sumbangan bagi ekonomi pembangunan.
Sementara itu, Komandan Upacara Peringatan Hari Ibu ke-91 Anita Permata Sari mengungkapkan rasa bangganya karena bisa terlibat langsung dalam perayaan Hari Ibu.
''Alhamdulillah tadi semuanya berjalan lancar. Saya bangga dan bahagia bisa menjadi bagian dalam upacara peringatan Hari Ibu,'' ujarnya.
Momentum peringatan Hari Ibu juga diwarnai dengan pemberian piagam penghargaan dari Pemkot Jakut kepada yang berprestasi seperti Bidan Dwi Yuniarti dari Kelurahan Kapuk Muara sebagai nominasi ibu, Ibu Kota Award, SDN 01 RBU juara tingkat nasional dalam Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah. Kemudian SDN Tugu Utara 22, SDN Warakas 03 dan SMK Perguruan Cikini meraih Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Sedangkan para juara lomba Kampung Iklim tingkat Provinsi DKI Jakarta di antaranya RW 09 Kelurahan Sunter Jaya, RW 06 Kelurahan Kelapa Gading Timur, RW 010 Kelurahan Kelapa Gading Barat. Bank Sampah Kumala RW 08 Kelurahan Sungai Bambu terpilih sebagai Bank Sampah terbaik tingkat Provinsi DKI Jakarta, PT Asano Gear Indonesia meraih penghargaan program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan Lingkungan Hidup tingkat Provinsi DKI Jakarta, RW 01 Kelurahan Sunter Jaya dan RW 03 Kelurahan Kelapa Gading Timur sebagai lokasi percontohan Kota Jakut yang telah melakukan upaya pengurangan sampah dari sumbernya.
''Upacara kali ini memang berbeda karena keseluruhan petugasnya adalah perempuan. Mudah-mudahan perayaan Hari Ibu semakin meningkatkan partisipasi perempuan dalam pemberdayaan masyarakat. Tadi inspektur upacara juga memberikan penghargaan kepada sejumlah elemen yang sudah berpartisipasi aktif memberdayakan di berbagai bidang. Terima kasih atas kontribusinya selama ini untuk Jakarta Utara,'' jelas Wali Kota Jakut Sigit Wijatmoko dalam kesempatan tersebut.

Share this article
Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ibu ke-91 tingkat Kota Jakarta Utara begitu spesial karena seluruh petugas upacara didominasi kaum perempuan.