JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Industri rumah tangga pembakaran arang batok dan peleburan aluminium di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, resmi ditutup oleh Pemkot Jakarta Utara.
Sebanyak 365 personel gabungan TNI/Polri dan Satpol PP disiagakan dalam pembongkaran lokasi industri rumahan itu. Sebanyak 165 orang personel langsung terjun di lapangan dan 150 orang sisanya bersiaga menunggu perintah.
Pembongkaran usaha pembakaran arang dan peleburan aluminium tersebut sudah berlangsung sejak pukul 10.00 WIB. Rincian personel yang di lapangan adalah Satpol PP sebanyak 80 orang, PPSU sebanyak 50 orang, LH dan Satpel lainnya sebanyak 10 orang, anggota Polsek dan Koramil sebanyak 10 orang.
Adapun personel keamanan dari wilayah Kota Jakarta Utara didukung Satpol PP sebanyak 50 orang dan anggota TNI dan Polri sebanyak 15 orang.
AYO BACA : Murid dan Guru Jadi Korban, Penyaring Udara Mulai Dipasang di Ruang Kelas SDN Cilincing
Kemarin, Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko, mengatakan, pembongkaran cerobong arang batok akan dilakukan secara mandiri oleh para pemilik.
"Besok (Kamis) akan dilaksanakan pembongkaran mandiri oleh para pengusaha arang batok, kemudian mereka tidak lagi melakukan usaha pembakaran arang batok di Cilincing," kata Sigit usai meninjau SDN Cilincing 07 Pagi, Rabu (18/9/2019).
Sigit menyebutkan, ada 18 pemilik pembakaran arang batok yang beroperasi di wilayah Kali Baru Cilincing. Semuanya bersedia untuk menghentikan operasi dan membongkar cerobong pembakarannya.
"Mereka akan berpindah tidak lagi melakukan usaha pembakaran di lokasi ini," kata Sigit.

Share this article
Sebanyak 165 orang personel langsung terjun di lapangan dan 150 orang sisanya bersiaga menunggu perintah.