AYOJAKARTA.COM - Setidaknya 3.896 titik jalan berlubang sudah diperbaiki Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara hingga Februari 2026.
Tersebar di 6 kecamatan, total luas penanganan mencapai 40.131,79 meter persegi.
"Perbaikan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan. Kami tidak ingin kerusakan jalan menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas," ujar Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Darwin Ali Selasa (3/3).
Menurutnya, tingginya intensitas hujan pada awal tahun serta padatnya mobilitas kendaraan, khususnya angkutan logistik bertonase berat menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan.
Ia mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan kerusakan jalan melalui kanal resmi pemerintah agar dapat segera ditindaklanjuti.
Sementara itu, Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Budi Cahyo Wardoyo menambahkan, volume pekerjaan perbaikan jalan meningkat signifikan pada Februari 2026.
"Sepanjang Januari, kami menambal 1.013 titik lubang. Angka ini meningkat pada Februari menjadi 1.752 titik dengan luas penanganan mencapai 18.154,31 meter persegi," bebernya.
Ia menuturkan, dari enam kecamatan, wilayah Penjaringan mencatat jumlah perbaikan tertinggi pada Februari, yakni sebanyak 287 titik lubang atau setara 4.769,75 meter persegi.
Melalui upaya perbaikan tersebut, diharapkan hambatan transportasi di Jakarta Utara dapat diminimalisir, terutama pada jalur logistik dan kawasan permukiman padat penduduk.***

Share this article
Setidaknya 3.896 titik jalan berlubang sudah diperbaiki Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara hingga Februari 2026.