JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, mempelajari pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu.
Itu terungkap dari kunjungan delapan anggota Komisi III DPRD Mentawai ke Kepulauan Seribu hari ini.
Ketua rombongan DPRD Kepulauan Mentawai, Fernando Sabajo, mengatakan, pihaknya ingin mempelajari pengelolaan sektor pariwisata khususnya terkait Perda dan retribusi daerah di Kepulauan Seribu.
"Kami ingin belajar cara mengelola pariwisata dan meningkatkan PAD seperti yang dilakukan Kepulauan Seribu selama ini," ujarnya, Kamis (30/1/2020).
Menurutnya, meski Kepulauan Mentawai secara geografis mirip dengan Kepulauan Seribu, namun wisatawan hanya datang pada saat tertentu saja (musiman) ke Mentawai.
Berbeda dengan Kepulauan Seribu yang selalu dikunjungi wisatawan meski bukan hari libur atau libur nasional.
"Pengelolaan seperti apa agar wisatawan bisa datang ke Mantawai, itu yang kami gali," tambah Fernando.
Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad, menyambut baik kedatangan para legislator Kepulauan Mentawai dan berterima kasih karena telah menjadikan Kepulauan Seribu sebagai lokasi studi banding untuk pengelolaan pariwisata.
"Kita masih sama-sama terus belajar. Yang jelas Kepulauan Seribu diuntungkan dengan lokasinya yang dekat dengan Ibu Kota, murah serta akses transportasi yang mudah," kata Murad.

Share this article
Menurutnya, meski Kepulauan Mentawai secara geografis mirip dengan Kepulauan Seribu, namun wisatawan hanya datang pada saat tertentu saja (musiman) ke Mentawai.