AYOJAKARTA.COM – Mbah Moen atau yang memiliki nama lengkap Kiai Haji Maimun Zubair adalah tokoh ulama besar asal Indonesia yang dimakamkan di Pemakaman Ma’la, Makkah.
Semasa hidupnya Mbah Moen berkesempatan menjadi wakil ketua PBNU dan salah satu tokoh sepuh di PPP, Pemimpin Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, Jawa tengah.
Kepergian Mbah Moen pada 6 Agustus 2019 sangat menggemparkan Tanah Air, pasalnya beliau tutup usia ketika tengah melaksanakan ibadah haji di Makkah.
Mbah Moen meninggal di usianya yang ke-90 tahun dan dimakamkan di Pemakaman Ma’la, Makkah.
Dikutip dari Suara.com, diketahui jika Pemakaman Ma’la adalah salah satu yang termashyur di kota Makkah, Arab Saudi karena di sana disemayamkan pula istri dari Rasul, Siti Khadijah.
Pemakaman tersebut berbentuk tanah yang rata sejauh mata memandang, tanpa adanya batu nisan atau ukiran keramik yang biasA di pemakaman di Indonesia.
Namun, di atas setiap pusaran memiliki satu hingga dua batu berbentuk abstrak sebagai penanda yang diberi nama dengan sederhana sesuai dengan nama orang yang disemayamkan.
Diketahui jika hingga saat ini terdapat 32 ulama asal Indonesia yang dimakamkan di Pemakaman Ma’la, Makkah.
Setelah wafatnya Mbah Moen dan disemayamkan di Pemakaman Ma’la, kabarnya tempat tersebut semakin ramai.
Tidak hanya dikunjungi oleh jemaah Indonesia saja melainkan juga dari berbagai penjuru dunia yang ingin ikut berziarah ke makam Mbah Moen.
Hal tersebut juga disampaikan oleh Ahmad Fahimi selaku Ketua Kloter SOC 9 yang menuturkan jika hampir setiap musim haji dan umrah, jemaah dari Indonesia pastinya akan menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Mbah Moen.
Meskipun hanya terdapat batu di setiap pusaran, namun kabarnya hampir semua penjaga makam sudah mengetahui letak posisi makam Mbah Moen.
Sebab, makam Mbah Moen menjadi salah satu makam yang sering diziarahi para jemaah haji dan umrah, letaknya berada di deret nomor 151 baris ke-4.
Baca Juga: Jadwal & Streaming Tinju Dunia TV One Hari Minggu 11 September 2022
Terkadang penjaga makam akan berbaik hati untuk mengantarkan para peziarah ke makam Mbah Moen dari pintu gerbang hingga sampai tujuan menggunakan mobil golf.
Sebagai informasi, Mbah Moen sempat melanjutkan pendidikannya ketika berusia 21 tahun ke Makkah, di mana almarhum didampingi kakeknya, yaitu Kiai Ahmad bin Syuaib.***

Share this article
Mbah Moen meninggal di usia 90 tahun dan dimakamkan di Pemakaman Ma’la, Makkah, satu lokasi dengan makan istri Rasul, Siti Khadijah.