AYOJAKARTA.COM — Niat puasa Ramadan merupakan salah satu rukun yang wajib dilakukan sebelum menjalankan ibadah puasa. Tanpa niat, puasa seseorang tidak sah.
Berbagai pertanyaan muncul mulai dari waktu ketika membaca niat sahur Ramadhan, apakah boleh dibacakan hanya satu Kali dalam 1 bulan hingga harus dilafalkan atau tidak.
Artikel ini akan menjawab berbagai pertanyaan tersebut.
Baca Juga: Sempat Mati Suri di Indonesia, Bobibos Akhirnya Dapat Perhatian dari Bahlil
Bacaan Niat Puasa Ramadan Arab, Latin dan Artinya
Tulisan Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Tulisan Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala.”
Baca Juga: Adu Spesifikasi Motorola Signature vs OnePlus 15, Siapa Pemenangnya?
Kapan Niat Puasa Ramadan Dibaca?
Niat puasa Ramadan dibaca pada malam hari, mulai dari setelah Magrib hingga sebelum terbit fajar (sebelum imsak).
Sebagian ulama membolehkan niat dilakukan sekali di awal Ramadan untuk satu bulan penuh.
Namun, mayoritas ulama menganjurkan membaca niat setiap malam agar lebih berhati-hati.
Biasanya niat dibaca bersamaan dengan sahur, tetapi sahur bukanlah syarat sahnya puasa.
Yang terpenting adalah adanya niat di dalam hati sebelum Subuh.
Baca Juga: Rano Karno Groundbreaking Bedah Rumah Difabel di Cengkareng, Program Humanis Satpol PP Dimulai
Apakah Niat Puasa Harus Dilafalkan?
Pada dasarnya, niat adalah kehendak dalam hati. Melafalkan niat bukanlah kewajiban, tetapi dianjurkan untuk membantu menghadirkan kesungguhan dalam beribadah.
Selama seseorang sudah berniat dalam hati untuk berpuasa Ramadan sebelum fajar, maka puasanya sah.
Dengan melakukan puasa Ramadhan yang merupakan salah satu rukun Islam berbagai keutamaan akan didapatkan oleh umat Muslim seperti, Menghapus dosa-dosa yang telah lalu, Mendapat pahala berlipat ganda, Dibukakan pintu surga dan ditutup pintu neraka, Malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan karena itu, penting bagi umat Muslim untuk memastikan niat puasa Ramadan dilakukan dengan benar agar ibadah menjadi sah dan sempurna.***

Share this article
Berbagai pertanyaan muncul mulai dari waktu ketika membaca niat sahur Ramadhan, apakah boleh dibacakan hanya satu Kali dalam 1 bulan hingga harus dilafalkan atau tidak.