Salat Tarawih 8 atau 20 Rakaat? Ini Penjelasan Lengkap Buya Yahya

Ilustrasi. Salat Tarawih
Ilustrasi. Salat Tarawih

AYOJAKARTA.COM - Dalam sebuah kajian yang disampaikan oleh Buya Yahya, beliau memberikan penjelasan komprehensif mengenai perbedaan jumlah rakaat dalam salat tarawih yang sering menjadi perdebatan di masyarakat.

Menurut Buya Yahya, baik salat tarawih dengan 8 rakaat maupun 20 rakaat sama-sama merupakan bagian dari sunnah Qiyamul Lail atau Qiyamur Ramadhan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

"Yang melakukan salat tarawih dengan delapan rakaat maka sungguh dia telah menjalankan sunah qiamulail yang diajarkan oleh Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam.

Baca Juga: Begini Penjelasan Buya Yahya Soal Tadarus Mengganggu Kenyamanan Warga, Disebut Haram?

Yang melakukan salat Tarawih 20 rakaat juga telah melakukan sunah qiyamur Ramadan qiyamul Lail qiyamur Ramadan yang diajarkan oleh Baginda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam," tegasnya.

Buya Yahya juga menjelaskan bahwa perbedaan pandangan tentang jumlah rakaat tarawih sebenarnya berasal dari pemahaman terhadap hadits Aisyah RA yang menyebutkan 11 rakaat.

Beliau mengklarifikasi bahwa 11 rakaat yang disebutkan dalam hadits tersebut sebenarnya adalah shalat witir Rasulullah SAW, bukan shalat tarawih.

"Kisah 8 rakaat yang disebutkan hadis Aisyah itu adalah salat Witir. 20 rakaat juga bukan bilangan terawihnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam," jelas Buya Yahya.

Beliau juga menekankan bahwa dalam hadits sahih yang menceritakan tentang shalat tarawih Nabi Muhammad SAW.

Buya Yahya kemudian menjelaskan alasan mengapa empat mazhab fiqih (Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hambali) memilih 20 rakaat sebagai jumlah rakaat dalam shalat tarawih.

Menurut beliau, "Kenapa para ulama empat mazhab kok mengambil yang 20 rakaat? Karena memang bilangannya tidak ada.

Kalau ada bilangan dari nabi pasti sepakat mereka. Mereka sepakat karena bilangannya tidak ada dari nabi, maka mereka melakukan salat itu 20 rakaat."

Baca Juga: Perbandingan Spesifikasi Samsung A06 5G dan Motorola Moto G45 5G, Duel HP Harga Rp2 Jutaan

Buya Yahya menjelaskan bahwa penetapan 20 rakaat ini berasal dari praktek yang dilakukan oleh Sayyidina Umar bin Khattab dan para sahabat pada zamannya.

"20 rakaat itu adalah dari apa yang dilakukan oleh sayidina Umar Bin Khattab, para sahabat pada zaman sayidina Umar Bin Khattab, dan sahabat diam.

Dan diamnya sahabat jangan dianggap sepele. Mereka juga orang alim, orang yang sangat rindu kepada kebaikan. Kalau itu fidah (bid'ah), pasti dia akan menolak. Kalau itu tidak baik, pasti tidak akan melakukannya."

Buya Yahya juga menceritakan bahwa sebelumnya, shalat tarawih dilakukan secara berkelompok-kelompok di masjid.

Sayyidina Umar kemudian mengumpulkan mereka untuk shalat dengan satu imam.

Ketika melihat keindahan shalat tarawih berjamaah tersebut, Sayyidina Umar berkata, "Nikmatil bidatu hadzihi" (Sebaik-baik bid'ah adalah ini).

Baca Juga: Perbandingan Spesifikasi Samsung A06 5G dan Motorola Moto G45 5G, Duel HP Harga Rp2 Jutaan

Oleh karena itu, shalat tarawih berjamaah di masjid dengan 20 rakaat menjadi sunnah Khulafaur Rasyidin.

Buya Yahya menambahkan, "Yang 8 rakaat ketemu sunah Nabi, yang 20 rakaat ketemu sunah Nabi plus sunah Khulafaur Rasyidin. Itulah kenapa kok jadi diunggulkannya 20 rakaat."

Mengenai bagaimana menyikapi perbedaan pendapat, Buya Yahya memberikan nasihat bijak agar tidak terjebak dalam perdebatan yang berujung pada permusuhan.

Beliau menyarankan, "Orang alim tidak akan sampai kepada caci maki, olok-olokan. Misalnya pembahasan tentang tarawih begini begitu mudah di kalangan orang alim karena ngerti sumbernya, pembicaraannya terarah.

Tapi kalau debat dengan orang yang tidak mengerti, debat kusir ya ribut. Enggak perlu dong sama orang alim enggak perlu debat karena orang alim sangat dengan ilmu dong dengan ilmiah dan tidak berdusta."

Untuk masyarakat umum, Buya Yahya menyarankan agar jika terjadi perbedaan pendapat, jadilah orang yang bijak.

"Jika terjadi perbedaan yang jadilah, jika mereka tidak bijak, jadilah Anda orang bijak."

Baca Juga: Cara Download Video YouTube ke Galeri HP dengan Mudah

Beliau menyarankan agar masjid dijadikan contoh dalam kebaikan dengan menerapkan 20 rakaat, namun tetap memberikan kebebasan bagi jamaah yang ingin melaksanakan jumlah rakaat yang berbeda.

"Adapun yang mau salat silakan. Wong dua rakaat pulang pun juga enggak diharamkan, 8 rakaat pulang juga tidak diharamkan, 10 rakaat pulang juga tidak apa-apa, 16 rakaat pulang juga enggak apa-apa."

Buya Yahya juga mengkritik sikap orang yang terlalu congkak dengan membid'ahkan praktik 20 rakaat yang telah dilakukan oleh para ulama empat mazhab.

"Ajib, Khulafaur Rasyidin, empat mazhab ahli bid'ah semuanya? Ajib, kok ada ini? Ibunya siapa bapaknya siapa kok lahir orang pintar banget semacam ini ngalahi empat mazhab?"

Beliau mengakhiri dengan nasihat untuk selalu mendorong orang menjadi lebih baik, "Ayo dong naik pangkat itu dong, kita ajak sehingga 20. 20 kurang lebihnya adalah, ayo kita selalu mengajak orang untuk menjadi lebih bagus, lebih baik, lebih baik."***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# 8 rakaat
# shalat taraweh
# 20 Rakaat
# qiyamul lail
# Buya Yahya

News Update

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.