AYOJAKARTA.COM – Saat ini umat Muslim akan memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadan.
Pasalnya diantara 10 hari terakhir bulan Ramdan ini, ada satu malam yang sangat spesial.
Momen tersebut yakni malam Lailatul Qadar, yang biasa disebut juga malam kemuliaan.
Baca Juga: iPhone 14 Yellow Siap Hadir di Indonesia, iBox Malah Turunin Harga iPhone 11
Karena disebutkan siapapun yang melakukan ibadah di malam tersebut, maka nilai ibadahnya lebih baik dari melaksanakan ibadah selama seribu bulan.
Akan tetapi sampai saat ini tidak disebutkan secara jelas kapan pastinya malam tersebut.
Dengan begitu untuk memenuhi ibadah tersebut ada amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada sepuluh terakhir Ramadan.
Dilansir AyoJakarta.com dari laman nu.or.id pada Minggu, (9/4/2023) berikut penjelasan Syekh Zainuddin Al Malibari dari kitabnya, Fathul Mu'in.
Beliau menjelaskan ada tiga amalan utama untuk mengisi fase sepuluh hari terakhir Ramadan.
1.Perbanyak Sedekah
Sedekah tidak harus mengeluarkan uang dengan jumlah yang banyak.
Tidak juga harus memberi kepada orang lain yang jauh.
Sedekah itu bisa dilakukan kepada keluarga sendiri, memenuhi kebutuhan keluarga, atau memberi makanan berbuka puasa kepada tetangga dan orang terdekat.
Bahkan banyak sekali keutamaan-keutamaan bersedekah di bulan Ramadan, seperti menjauhkan diri dari api neraka, mendapat naungan di hari akhir dan masih banyak lagi.
2. Perbanyak Membaca Alquran
Amalan terbaik selanjutnya yang bisa dilaksanakan di sepuluh terakhir bulan Ramadan yakni membaca Alquran.
Karena bulan Ramdan merupakan bulan yang mulia, dimana ada hari kitab suci umat Islam diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Meski sampai saat ini tidak diberi tahu jelasnya waktu turun Alquran, namun yang pasti Alquran turun di malam yang lebih baik dari seribu bulan, yakni diantara sepuluh terakhir bulan Ramadan.
Selain menjadi petunjuk, Allah menjanjikan jika kita membaca Alquran di bulan Ramdan akan mendapat pahala, meski hanya satu huruf.
Rasulullah SAW bersabda.
“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Alquran, maka ia akan mendapat satu kebaikan dan dari satu kebaikan itu berlipat menjadi sepuluh kebaikan.
3. Perbanyak I'tikaf
Amalan ketiga yang dianjurkan pada bulan ini adalah ber’itikaf atau berdiam di masjid.
Rasulullah SAW bersabda:
“Siapa yang ingin beri'tikaf bersamaku, maka beri’tikaflah pada sepuluh malam terakhir.”
Sebab waktu tersebut merupakan momen yang paling berpotensi untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar.
Meski begitu ada hal yang membatalkan i'tikaf, yakni berhubungan suami istri, mengeluarkan mani, mabuk yang disengaja, murtad, haid, selama waktu i'tikaf cukup dalam masa suci biasanya, nifas.
Kemudian keluar tanpa alasan, keluar untuk memenuhi kewajiban yang bisa ditunda, dan keluar disertai alasan hingga beberapa kali.***

Share this article
siapapun yang melakukan ibadah di malam tersebut, maka nilai ibadahnya lebih baik dari melaksanakan ibadah selama seribu bulan.