AYOJAKARTA.COM - Hari Jumat adalah hari Istimewa. Rasulullah SAW menyebutnya sebagai pemimpin semua hari.
Disebutkan dari Abu Lubabah RA, Nabi SAW bersabda, yang artinya; sesungguhnya hari Jumat adalah pemimpin semua hari, dan hari yang paling mulia di sisi Allah (HR. Ahmad Ibnu Majah dan dihasankan Al-Albani).
Di hari Jumat, Allah sediakan satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Dalam hadist dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW menyebutkan tentang hari Jumat, lantas beliau bersabda yang artinya:
Baca Juga: Kapan Malam Nuzulul Quran? Sesuai Kalender Insya Allah Dimulai Jumat Sore 7 April 2023!
"Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan shalat lantas dia memanjatkan suatu doa pada Allah SWT, bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang dia minta." (HR. Bukhari Muslim, Ahmad dan yang lainnya).
Karena itulah, para ulama di masa silam yaitu para salaf memberikan perhatian besar terhadap hari Jumat.
Mereka berusaha menjaga amal selama hari Jumat, kita lihat beberapa riwayat dari mereka sebagian ulama salaf mengatakan;
Baca Juga: FYP Hari Jumat Jam Berapa? Ini Cara Buat Konten Jadi Viral di TikTok
"Barangsiapa bisa istiqomah pada hari Jumat maka dia kan bisa Istiqomah di hari yang lain."
Ada orang soleh menasehatkan, tidaklah aku berdoa pada hari Jumat antara waktu Ashar hingga Magrib melainkan Rabbku mengabulkan hingga aku merasa malu.
Melansir dari kanal YouTube Yufid TV, lantas bagaimana ibadah yang para ulama anjurkan ketika hari Jumat setelah ashar?
Baca Juga: Amalan dan Dzikir Hari Jumat untuk Pelengkap Amalan Puasa Ramadan
Para ulama ada beberapa kegiatan dalam beribadah setelah ashar di hari Jumat, diantaranya dalam riwayat Thawus, Imam Thawus bin Kaisan.
Dalam riwayatnya dikatakan bahwa apabila selesai shalat ashar pada hari jumat, beliau menghadap kiblat dan tidak berbicara dengan siapapun sampai magrib. (Tarikh Wasith).
Kedua, ada riwayat dari Al-Mufadhal bin Fadhalah, Al-Qadhi Al-Mufaddal bin Fadhalah yakni;
Baca Juga: Benarkah Ada Larangan Membaca Surah Al Kahfi Tiap Hari Jumat? Berikut Penjelasan Buya Yahya
"Apabila selesai shalat ashar pada hari Jumat, beliau menyendiri di pojok majid dan terus berdoa hingga matahari terbenam. (Akhbar Al-Qudhat).
Ketiga, riwayat dari Said bin Jubair yaitu murid senior Ibnu Abbas. Said bin Jubair ketika selesai shalat ashar pada hari Jumat beliau tidak berbicara dengan siapapun sampai terbenam matahari karena sibuk berdoa (Zadul Ma'Ad).
Disebutkan bahwa keikhlasan berdoa di hari Jumat dengan tulus akan menghadirkan perasaan sangat butuh di hadapan Allah, termasuk diantara sebab mustajabnya doa para ulama salaf sangat khusyuk dalam berdoa seusai ashar di hari Jumat.
Baca Juga: Simak, Apakah Boleh Bayar Utang Puasa di Hari Jumat?
Diriwayatkan dalam Tarikh Damaskus, dari Zakariya bin Adi bahwa As-Shult bin Bushtom At-Tamimi duduk di Halaqah Abu Jinab.
Dikatakan mereka berdoa setelah ashar di hari Jumat, suatu ketika di hari Jumat saat mereka sedang berdoa tiba-tiba mata Shulh bin Bustom ketetesan cairan dan langsung buta.
Akhirnya kawan-kawannya mendoakan dan menyebut-nyebut kesembuhan untuk As-Shulh dalam doa mereka, lalu sebelum matahari terbenam beliau bersin sekali, tiba-tiba beliau bisa melihat dengan kedua matanya.
"Allah telah mengembalikan pandangannya." (Tarikh Damaskus).
Oleh karena itu, kita bisa tarik kesimpulan bahwa di hari yang istimewa ini selayaknya kita tidak menyia nyiakan waktu dan perbanyaklah mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala.***

Share this article
Doa mustajab pada hari Jumat, segala keinginan umat Muslim bisa dikabulkan oleh Allah SWT, simak penjelasan ulama ini.