AYOJAKARTA.COM - Perbedaan antara Sang Pencipta dengan hambaNya salah satunya ialah ibadah, maka menjadi penting bagi umat muslim untuk menunaikan salat.
Sebagaimana dikisahkan pada zaman Nabi Musa AS, Allah secara langsung mengajaknya berbicara, memperkenalkan esensi Ketuhanan Allah.
Allah memerintahkan secara langsung kepada Nabi Musa untuk menyembahNya dengan cara mendirikan salat.
Sebagaimana Ustaz Adi Hidayat menerangkan QS Taha (20) ayat ke 14, dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube kajian muslim.
"'Ya Musa tidak ada Tuhan selain Saya' kata Allah, 'maka jika Engkau telah tahu saya Tuhan, bedanya bedanya Tuhan dengan makhluk, maka kewajiban engkau sebagai makhluk menyembah Saya'(kata Allah)," jelas Ustaz Adi Hidayat.
"'Bagaimana caranya ya Allah?' kata Musa, 'maka cara menyembahku itu adalah dengan salat' (kata Allah)," sambungnya.
Oleh sebab itu, Allah memerintahkan kesemuanya nabi dan rasul bahkan sebelum nabi Muhammad SAW, untuk mengajak seluruh kaumnya untuk salat.
Kecuali pada zaman nabi Adam AS, karena pada masa itu belum memiliki umat, maka nabi Adam.
Shalat pun menjadi salah satu tanda adanya iman pada diri seseorang, ketika dipanggilkan nama Allah maka akan ada getaran dalam jiwanya.
Sebagaimana disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat dalam Al-Quran surat Al-Anfal ayat 2.
"Sungguh orang yang masih punya iman itu kalau diperdengarkan nama Allah kepadanya akan ada getaran dalam jiwanya," kata Ustaz Adi Hidayat menjelaskan arti firman Allah tersebut.
"Karena itu setiap hari 5 kali diperdengarkan nama Allah untuk menguji di jiwa kita masih ada iman tidak," sambungnya.
Panggilan Allah tersebut yakni melalui adzan di setiap waktu salat dari mulai subuh hingga isya di malam hari.
Bahkan dalam Al-Quran disampaikan bahwa salat menjadi satu-satunya wasilah kita sebagai hamba untuk meminta segala apapun yang menjadi kebutuhan secara langsung kepada Allah.
"Ternyata salat itu satu-satunya wasilah ibadah yang disebutkan dalam Al-Quran untuk langsung memohonkan semua kebutuhan yang rasakan," kata Ustaz Adi Hidayat.***
Share this article
Allah memerintahkan secara langsung kepada Nabi Musa untuk menyembahNya dengan cara mendirikan salat.