AYOJAKARTA.COM – Ustaz Abdul Somad menekankan bahwa perasaan benci dan cinta sangat tipis dan tidak boleh diekspresikan secara berlebihan. Mengapa?
Dikutip melalui kanal Youtube Okta Nur Amalia oleh Ayojakarta.com pada 28 Februari 2023, UAS, sapaan Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa cinta dan benci perbedaannya hanya setips kulit bawang.
Ceramah Ustaz Abdul Somad mengenai cinta dan benci yang hanya setipis kulit bawang membuat banyak jemaah tercengang dan tertegun.
Beliau mengungkapkan bahwa cinta dan benci sebenarnya tidak jauh berbeda, dan hanya terpisahkan oleh lapisan tipis.
“Cinta dan Benci itu, perbedaannya hanya setipis kulit bawang,” kata UAS.
Menurut Ustaz Abdul Somad, cinta yang berlebihan bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri.
Misalnya, seseorang yang terlalu mencintai pasangannya hingga kecanduan, bisa menjadi musuh terbesar pada saat hubungan mereka berakhir.
Begitu juga dengan benci, yang jika berlebihan bisa mengakibatkan permusuhan yang tak perlu.
Namun, Ustaz Abdul Somad juga menekankan bahwa benci yang secukupnya tidaklah buruk.
Bahkan, benci yang semula hanya tipis selaput bisa berubah menjadi cinta di kemudian hari.
Sebagai contoh, seseorang yang dulu dibenci karena suatu alasan tertentu, bisa saja menjadi orang yang dicintai di masa depan karena berubah menjadi lebih baik.
Ustaz Abdul Somad juga menyoroti tentang letak perbedaan antara cinta dan benci yang tipis. Misalnya, jika ada orang yang dibenci karena memiliki mobil Pajero Sport, sebenarnya perbedaan antara benci dan cinta sangatlah tipis.
Hal tersebut menunjukkan betapa dangkalnya manusia jika hanya mengukur seseorang dari status atau kepemilikan material.
Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad menekankan untuk mengekspresikan benci dan cinta secara sewajarnya saja.
Jangan sampai terlalu jatuh cinta hingga kehilangan akal sehat, atau terlalu membenci hingga melupakan sifat positif seseorang.
“Lebih dari itu, janganlah mengukur manusia dari materi atau status yang dimilikinya, karena itu tidaklah benar,” terang UAS.
Ceramah Ustaz Abdul Somad tersebut sekaligus mengingatkan para jemaahnya akan pentingnya mengekspresikan cinta dan benci secara proporsional.
Kita harus bisa mengendalikan perasaan tersebut, sehingga tidak membawa dampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain.***

Share this article
Ceramah Ustaz Abdul Somad mengenai cinta dan benci yang hanya setipis kulit bawang membuat banyak jemaah tercengang dan tertegun.