AYOJAKARTA.COM – Ustaz Abdul Somad atau UAS, salah satu tokoh agama terkemuka di Indonesia, mengingatkan bahaya pacaran berkedok pacaran syariah atau pacaran berkedok ta'aruf.
Dikutip dari kanal Youtube Youtubers Channel oleh Ayojakarta.com pada 23 Februari 2023, Ustaz Abdul Somad mengingatkan pacaran berkedok ta’aruf, dengan adanya pertanyaan dari jamaah tentang boleh tidaknya membangunkan pacar untuk salat tahajud.
“Ustaz, boleh tidak kita membangunkan pacar untuk salat tahajud?” Tanya salah satu jamaah yang mana pertanyaannya dibaca oleh UAS.
Baca Juga: Amalan Sebelum Sholat Subuh Ala Mbah Moen, Rezeki Berkimpah Jauh dari Kata Susah!
Menurut UAS, meskipun pemuda sudah hijrah dan hanya membangunkan tahajud sang kekasih, tetap saja hal tersebut tetap dianggap haram.
Pacaran dengan tambahan kata ‘syariah’ berkedok ta'aruf kerap dianggap sebagai alternatif dari pacaran konvensional yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Namun, menurut UAS, pacaran dengan alasan apapun tetap dianggap haram karena mendekati zina.
"Allah SWT menetapkan bahwa mendekati zina itu haram. Oleh karena itu, pacaran dalam bentuk apapun, termasuk pacaran berkedok ta'aruf yang tidak diatur dengan benar, tetaplah haram," kata UAS.
UAS juga mengingatkan bahwa peran lingkungan dan orang tua dalam mengontrol perilaku anak-anak sangat penting.
“Orang tua dan lingkungan berperan penting untuk mengontrol pergaulan anak,” terang Ustaz Abdul Somad.
Meskipun anak sudah berusia dewasa dan merasa mampu mengambil keputusan sendiri, anak akan kembali menjadi anak-anak saat bertemu dengan sesama orang dewasa.
Oleh karena itu, peran orang tua dan lingkungan dalam mengontrol perilaku anak sangatlah penting.
"Orang tua dan lingkungan harus memperhatikan perilaku anak-anak mereka. Jangan sampai mereka salah langkah hanya karena merasa telah dewasa dan mampu mengambil keputusan sendiri," tambah UAS.
UAS juga menekankan bahwa Islam sangat memperhatikan hubungan antara laki-laki dan perempuan. Hubungan antara laki-laki dan perempuan harus dijaga dengan baik dan diatur dengan benar agar tidak terjerumus pada hal yang tidak diinginkan.
"Jangan sampai hubungan yang baik dan benar berubah menjadi hal yang tidak diinginkan," tegas UAS.
UAS berharap agar masyarakat dapat memahami betul tentang bahaya pacaran berkedok syariah atau ta'aruf.
Meskipun terlihat lebih halal dan sesuai dengan ajaran Islam, pacaran tetap dianggap haram dan berbahaya jika tidak diatur dengan benar.
Oleh karena itu, peran orang tua dan lingkungan sangatlah penting dalam mengontrol perilaku anak-anak mereka agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.***

Share this article
Ustaz Abdul Somad beri penjelasan terkait bahaya pacaran berkedok pacaran syariah. Yuk simak penjelasannya!