AYOJAKARTA.COM - Umat Islam kini telah menjalani hari kedua puasa Ramadan 2023 atau 1444 Hijriah.
Ramadan adalah bulan yang paling ditunggu oleh umat Islam.
Di bulan Ramadan ini kita sebagai umat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama satu bulan.
Baca Juga: Contoh Ceramah Bertema Ramadan yang Bisa Digunakan untuk Mengisi Khotbah Salat Jumat
Sementara itu, saat Ramadan kita dianjurkan untuk melakukan sahur dan buka puasa.
Biasanya, kita selalu memikirkan menu makanan saur dan buka puasa apa yang akan dihidangkan.
Tentunya yang kaya gizi agar kita tetap sehat dan kuat saat berpuasa.
Baca Juga: Perbanyak Pahala di Bulan Ramadan dengan Bacaan Doa dan Dzikir Setelah Shalat Tarawih Berikut Ini
Namun, tahukan kalian seperti apa cara sahur dan buka puasa baginda Nabi Muhammad SAW?
Dilansir AyoJakarta.com dari laman nu.or.id, dikisahkan dalam hadis Bukhori dan Muslim, menu sahur dan buka puasa Nabi MUhammad SAW hanya itu-itu saja.
Bahkan cenderung tidak pernah berubah, alias menu yang sama.
Baca Juga: Meski Awal Ramadan Sama BRIN Sebut Idul Fitri 1444 Bakal Berbeda, Kok Bisa? Ini Dia Penyebabnya!
Makanan yang dimakan oleh keluarga Nabi Muhammad SAW tidak pernah roti dalam dua hari berturut-turut atau tida pernah berkuah tiga hari berturut-turut.
Kesederhanaan makanan keluarga Nabi ini diceritakan oleh Ummul Mukminin Aisyah-lah: "Keluarga Muhammad tidak pernah merasakan kenyang karena makan roti gandum yang diberi idam (kuah-kuahan) dalam tiga hari sampai ia bertemu dengan Allah SWT (wafat)," (HR Al Bukhari dan Muslim).
Sementara dalam riwayat lain Aisyah, istri Nabi berkata: "Keluarga Nabi Muhammad SAW tidak pernah kenyang karena makan roti gandum dalam dua hari sampai beliau wafat," (HR Bukhari
dan Muslim).
Baca Juga: SIMAK! Tips Jitu Optimalkan Kualitas dan Perbanyak Ibadah di Bulan Ramadan ala Buya Yahya, Apa Saja?
Nabi ternyata tida pernah sahur atau berbuka dengan menu yang mengenyangkan.
Bahkan, sejak beliau hijrah ke Madinah hingga wafat, Rasulullah tidak pernah merasa kenyang.
Sedangkan untuk menu saur bisa saja, porsinya lebih sedikit dari menu berbuka.
Baca Juga: Berkah Ramadan! Seorang Cleaning Servis Dapat Uang Segepok Dari Hotman Paris, Kok Bisa?
Kisah Rasulullah ini disampaikan Nu'man bin Basyir radhiallahu'anhu: "Bukankah kalian bisa makan dan minum semau kalian? Sungguh aku melihat Nabi kalian tidak memiliki daql (kurma yang kondisinya buruk). Dan tidak ada makanan yang bisa memenuhi perutnya," (HR. Muslim)
Ternyata Nabi Muhammad SAW, menurut hadis Abu Dawud, hanya berbuka puasa dengan kurma.
"Biasanya Rasulullah SAW berbuka puasa dengan ruthab sebelum salat (Maghrib). Jika
tidak ada ruthab (kurma muda), maka beliau makan tamr atau kurma matang. Jika tidak
ada tamr, beliau hanya meneguk beberapa teguk air," (HR Abu Dawud).
Begitulah juga yang dikisahkan Aisyah: "Sesungguhnya kami, keluarga Muhammad, pernah selama sebulan tidak menyalakan api (tidak memasak apa pun) kecuali kurma dan air," (HR Muslim dan At Tirmidzi).***

Share this article
Nabi Muhammad SAW ternyata hanya cukum mengkonsumsi kurma dan air saat sahur dan buka puasa, bahkan tidak pernah mengenyangkan.