AYOJAKARTA.COM – Saat ini, fresh graduate atau lulusan baru yang telah diwisuda pastinya sibuk mencari lowongan kerja di perusahaan.
Sebagian dari fresh graduate telah menentukan perusahaan yang diinginkan untuk mengirimkan surat lamaran kerja.
Tetapi proses melamar kerja tersebut memang tidak mudah. Banyak yang mengalami penolakan atau tidak lolos di tengah-tengah seleksi penerimaan karyawan baru.
Baca Juga: Hindari Ini Saat Melamar Kerja
Maka dari itu, artikel ini akan memberikan beberapa tips lamaran kerja untuk fresh graduate atau lulusan baru agar bisa lolos ke perusahaan yang diinginkan. Berikut adalah tips-tipsnya disarikan dari beberapa sumber.
1. Membuat CV
Salah satu dokumen yang paling penting digunakan untuk proses lamaran kerja adalah CV atau curriculum vitae.
Membuat CV yang sekiranya sangat menarik dengan tampilan profesional dan juga menyajikan informasi yang rinci, lengkap, dan tidak bersifat bohong menjadi salah satu tipsnya.
Baca Juga: Jangan Tunda! Ini 8 Tanda Kamu Harus Segera Resign Kerja, Apa Saja?
2. Melamar pekerjaan sesuai kemampuan yang dimiliki
Setelah membuat CV, langkah selanjutnya adalah melamar pekerjaan atau mengirimkan surat lamaran kerja sesuai kemampuan yang dimiliki.
Pastikan lowongan kerja tersebut memang hal yang sanggup kamu lakukan.
Jika rasanya tak sanggup untuk melakukan pekerjaan yang ada dalam lowongan tersebut, sebaiknya tidak mengirimkan surat lamaran kerja ke perusahaan tersebut.
3. Melakukan Personal Branding di Media Sosial
Setelah mengirimkan lamaran kerja, biasanya HRD perusahaan akan memantau juga bagaimana diri kita melalui media sosial.
Oleh karena itu, fresh graduate atau lulusan baru juga perlu melakukan personal branding di media sosialnya.
Baca Juga: Contoh Surat Lamaran Kerja via Email untuk PT Swasta atau BUMN
Bagaimana cara personal branding di media sosial?
Caranya adalah dimulai dari mengubah foto profil dan bio akun media sosial yang dimiliki.
Bisa diisi dengan kemampuan kita atau peran kita kepada orang lain, bagaimana kita melakukannya, dan bagaimana kita berhubungan dengan orang lain.
Dalam buku tentang branding Lo Ngerti Siapa Gue, Sophia Mega mengatakan kekuatan brand seseorang bisa dipenuhi karena kompetensi yang dimiliki dan peran yang dia berikan kepada orang lain.
Tentunya sebelum melakukan personal branding ini perlu mengenali diri sendiri pada hal kemampuan, fokus kegiatan/hobi/ketertarikan, dan apa yang dapat kita lakukan untuk orang lain.
Terkait foto profil, ubah menjadi foto yang profesional, yaitu memperlihatkan diri kita sosok yang percaya diri.
Baca Juga: 5 Cara Menulis Subject Email Lamaran Kerja dengan Benar, Auto Dilirik HRD
4. Mempelajari tentang Perusahaan yang Dilamar beserta Pekerjaannya
Setelah melakukan personal branding, perlu bagi fresh graduate atau lulusan baru untuk mempelajari tentang perusahaan yang dilamar.
Perlu juga untuk mempelajari jobdesk atau pekerjaan pada posisi yang dilamar.
Ini sebagai persiapan apabila nanti CV yang dikirimkan lolos ke tahap wawancara.
5. Berlatih meningkatkan kemampuan yang dimiliki dan kemampuan public speaking
Apabila nantinya CV lolos dan dipanggil wawancara, tentunya nanti akan ada beberapa pertanyaan yang diajukan oleh HRD.
Fresh graduate atau lulusan baru perlu belajar mengenai pertanyaan yang sering muncul, meningkatkan kemampuan yang dimiliki, dan berlatih berbicara di depan umum atau latihan wawancara.
Baca Juga: Selamat! Ini 5 Tanda Kamu Akan Diterima Kerja Setelah Interview dengan HRD
Bisa dilakukan dengan berbicara di depan kaca.
Sekian beberapa tips lamaran kerja yang bisa disampaikan agar fresh graduate atau lulusan baru bisa lolos lamarannya ke perusahaan yang diinginkan.
Semoga artikel ini dapat membantu pembacanya.***

Share this article
Ketahui beberapa tips lamaran kerja untuk fresh graduate atau lulusan baru agar bisa lolos ke perusahaan yang diinginkan