AYOJAKARTA.COM - Berikut ini adalah saran dari Ustadz Adi Hidayat agar suami dijauhkan dari niat KDRT terhadap istri.
Sebagaimana diketahui, masyarakat belakangan ini tengah dihebohkan dengan kasus KDRT yang dialami pedangdut Lesti kejora.
Bahkan, Lesti Kejora sempat melaporakan kasus KDRT yang dilakukan oleh suaminya Rizky Billar ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Dari kasus KDRT yang dialami Lesti Kejora ini, banyak masyarakat yang memuji keberanian pelantun Tirani itu untuk melaporkan ke pihak berwajib.
Namun sayang, sikap Lesti Kejora kini justru dinilai membuat kecewa banyak pihak.
Sebab, Lesti Kejora justru mencabut laporan KDRT dan berdamai dengan Rizky Billar.
Baca Juga: Lesti Kejora Tuai Dukungan dari Tetangga Usai Cabut Laporan KDRT: Semoga Tetap Kuat
Padahal pihak Polres Metro Jakarta Selatan sudah menetapkan Rizky Billar sebagai tersangka.
Dengan hebohnya kasus KDRT ini, Ustadz Adi Hidayat lantas memberi saran agar para suami dijauhkan dari niat melakukan tindak kekerasan tersebut.
Dilansir AyoJakarta.com dari inilahbandung.com berjudul "Agar Suami Jauh dari Niat KDRT, Ustadz Adi Hidayat Sarankan Mending Fokus Raih Mati Syahid".
Kali ini Ustadz Adi Hidayat bicara soal hal-hal mulia yang bisa diraih seorang suami salah satunya mendapat mati syahid sehingga bisa menjauhkan dari niat-niat KDRT.
Dalam kanal Youtube Al-Akhyar bahwa tetap kewajiban suami adalah mencari nafkah yang bisa menjadikannya jalan menuju mati syahid.
“Jika nanti memperbolehkan istri bekerja, jangan jadi terbalik semua penghasilannya untuk rumah tangga,” jelas Ustadz Adi Hidayat.
Baca Juga: Plot Twist Kasus KDRT Rizky Billar Lesti Kejora, Warganet Gerah, Komnas Perlindungan Anak Marah?
Mencari nafkah itu tugas seorang suami. Menurutnya jika niat mencari nafkah ikhlas untuk anak istri maka termasuk jihad fii sabilillah.
“Itu nanti suaminya mati syahid, karena dia sedang berjuang dijalan Allah melalui bekerja mencari nafkah,” tambahnya.
Apabila bekerja tapi tidak diniatkan pada kemaslahatan rumah tangga, sama saja seperti orang yang tidak beriman.
Harus ada pembeda diri dengan yang lain (tidak beriman), yaitu niatkan segala bentuk ikhtiar bekerja menuju jalan ridho Allah SWT.
Siapa yang tidak mau mati dalam keadaan baik atau syahid yang Allah janjikan surga untuknya.
Apabila benar niatnya ingin mencari nafkah dan berjuang dijalan Allah demi istri dan anaknya, maka suami tersebut mati dalam keadaan syahid.
Tidak perlu takut dengan kematian yang tiba-tiba muncul dalam perjalanan mencari nafkah atau bekerja, justru para suami patut berbahagia.*** (Lia Kamilah/inilahbandung.com)

Share this article
Ustadz Adi Hidayat memberikan saran agar para suami fokus untuk raih mati syahid saja agar terhindar dari niat KDRT.