AYOJAKARTA.COM – Mbah Moen atau yang bernama asli KH Maimoen Zubair merupakan salah satu ulama yang luar biasa di Indonesia.
Mbah Moen sering sekali dijuluki sebagai ulama yang kharismatik karena nasehat-nasehat yang diberikan kepada para santri dan pengikutnya.
Mbah Moen yang telah meninggal dunia di tahun 2019 meninggalkan warisan nasehat yang dapat dilakukan oleh manusia.
Nasehat itu walau sederhana namun jika dilakukan maka akan membuat hidup menjadi lebih bermakna dan bermanfaat.
Seperti dikutip AyoJakarta.com pada laman Bondowoso Network, Mbah Moen memberikan 6 nasihat yang harus diingat dan dilakukan oleh manusia.
Baca Juga: Ingin Rezeki Suami dan Istri Mengalir Deras? Lakukan Ijazah Mbah Moen Ini Sebelum Salat Subuh
Nasehat Mbah Moen agar Hidup Lebih Baik
Inilah 6 nasehat sederhana yang ditinggalkan oleh Mbah Moen agar selalu diingat dan dilakukan agar hidup lebih bermakna.
1. Jangan Berburuk Sangka agar Hati Tidak Gelap dan Tidak Sengsara
Sikap berburuk sangka menjadi salah satu penyebab adanya pertengkaran, baik itu pertengkaran dengan teman atau bahkan pertengkaran yang terjadi dalam rumah tangga.
Jika hati dipenuhi rasa buruk sangka terhadap orang lain, maka susah untuk mempercayai orang lain.
Dan dari hal itu hati akan menjadi gelap, bahkan menurut Mbah Moen hidup akan menjadi sengsara karenanya.
Berburuk sangka menjadi ketidakpercayaan terhadap seseorang dan membuat pintu hati menjadi tertutup.
Bahkan dalam kehidupan, menaruh rasa buruk sangka akan membuat hidup sengsara karena akan selalu menganggap orang lain itu bersalah, dan dampaknya membuat stress sendiri memikirkannya.
2. Jangan Membenci Berlebihan
KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen juga memberikan nasehat yang kedua yaitu jangan membenci sesuatu secara berlebihan.
Karena dari benci yang berlebihan akan menimbulkan penyakit hati dalam diri seseorang.
Tidak ada yang pernah tahu akan nasib di masa yang akan datang, baik untuk diri sendiri maupun nasib orang yang dibenci.
Nah salah satunya adalah masalah jodoh. Seperti yang diungkapkan Mbah Moen, jangan terlalu benci seseorang bisa jadi orang itu malah menjadi jodoh.
Namun hal sebaliknya juga bisa terjadi, ketika mencintai berlebihan, bisa jadi orang itu adalah orang yang paling menyakiti hingga akhirnya timbul rasa benci.
Baca Juga: Tarik Rezeki Suami Istri dalam Rumah Tangga dengan Amalkan Wirid dari Mbah Moen Berikut Ini!
3. Selalu Bersikap Kuat Walau Hati Berat
Walaupun hidup selalu diberikan cobaan dan masalah oleh Allah SWT, namun hendaknya selalu kuat dan sabar dalam menghadapinya.
Seperti nasehat Mbah Moen yang ketiga, yaitu harus berani tampil atau bangkit dari sebuah keterpurukan.
Walaupun hati merasa berat, namun jangan menyiksa badan dengan kesedihan yang berlarut-larut.
Jangan siksa badan hanya karena trauma masa lalu, harus berani tampil meskipun anda sebenarnya ingin menangis kata Mbah Moen.
Baca Juga: Simak Petuah Berisi Rahasia Dahsyat Mbah Moen, Ini Amalan agar Sukses Dunia Akhirat
4. Jadilah Orang yang Tidak Begitu Tertarik Urusan Dunia
Mbah Moen mengatakan jadilah seseorang yang tidak terlalu mengurusi harta duniawi, maka Anda akan menjadi orang yang beruntung.
Karena harta dunia diibaratkan sama dengan bayang-bayang, yang semakin dikejar maka akan semakin menjauh.
Begitu juga harta dunia, semakin dikejar maka harta dunia juga akan menjauh.
Oleh karena itu, Mbah Moen sendiri sangat menyukai orang yang tidak terlalu mengurusi harta duniawi.
5. Jika Menginginkan Sesuatu Jangan Berlebihan Memikirkannya, agar Tidak Cepat Mati
Saat ini banyak sekali kejadian bunuh diri hanya karena keinginan mereka yang tidak dapat terkabul.
Baik itu keinginan dalam bidang finansial, jodoh, karir, barang-barang materiil dan masih banyak lainnya.
Maka dari itu Mbah Moen menyampaikan nasehatnya yang kelima yaitu supaya tidak terlalu memikirkan sesuatu yang belum bisa capai.
Baca Juga: 8 Nasihat Kehidupan dari Mbah Moen yang Menggetarkan Hati: Tidak Semua Orang Pintar Itu Benar!
6. Bagi Santri yang Selesai Belajar di Pondok, Hendaknya Selalu Istiqomah
Nasehat Mbah Moen yang terakhir adalah khusus bagi para santri.
Biasanya para santri yang mondok di pesantren atau tempat lain akan selalu ada banyak kegiatan di tempatnya menimba ilmu.
Contohnya seperti diungkap Mbah Moen adalah membaca Ratibul Haddad di setiap sore usai Shalat Ashar.
Mbah Moen memberikan nasehat terakhirnya bagi para santri agar tetap melakukan kebiasaan-kebiasaan tersebut dengan istiqomah.
Lakukan hal yang di rumah sebagaimana yang dilakukan saat masih berada di pondok pesantren.
Apapun kebiasaan baik yang dipelajari, hendaknya tetap dilakukan dengan istiqomah di rumah.
Nah, itulah 6 nasehat Mbah Moen yang harus selalu diingat agar hidup menjadi lebih bermakna dan bermanfaat.***
- Artikel ini telah tayang di laman Bondowoso Network dengan judul "6 Nasehat Kehidupan Dari Mbah Maimoen Zubair Ini Jarang Dilakukan Manusia, Sederhana Tapi Bermakna".***

Share this article
Nasehat Mbah Moen ini walau sederhana namun jika dilakukan maka akan membuat hidup menjadi lebih bermakna dan bermanfaat.