AYOJAKARTA.COM -- Ditakdir lahir tanpa jemari tangan yang sempurna, tidak membuat Niatus Sholihah berputus asa dan berhenti berkarya.
Sedihnya lagi lantaran lahir dengan keterbatasan fisik, kedua orang tua Niatus Sholihah dengan teganya berusaha untuk menyingkirkannya.
Bukan saja mengalami usaha penghanyutan yang dilakukan sang Ayah, ibu Niatus Sholihah juga tidak cukup kuat untuk mensyukuri kehadiran bayi perempuan yang lahir dari rahimnya itu.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Huruf N di antara Deretan Huruf M, Latih Konsentrasi dan Fokus Mata!
Meski Niatus sendiri tidak memiliki ingatan kuat atas perjalanan hidup yang pilu di masa bayinya, tapi informasi yang diterimanya tidak membuat Niatus meratapi situasi diri.
“Saya tidak tahu apakah itu terjadi beneran atau tidak, tapi selama hidup ada beberapa orang mengatakan bahwa hal itulah yang terjadi,” jelasnya saat ditanya Andy F Noya.
Meski terus diterpa kabar tidak menyenangkan tentang masa balitanya, perempuan yang kini aktif sebagai seorang content creator berusaha untuk tetap berfikir positif.
Bayi Niatus yang coba dibuang oleh kedua orang tuanya itu, kemudian dirawat dan dibesarkan oleh kakek serta neneknya.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Gabungkan Kedua Telapak Tanganmu, Garis Pada Gambar Mana yang Sesuai?
Niatus sempat beranggapan bahwa kakek-neneknya sebagai orang tua kandung. Namun Niatus mulai menyadari statusnya sebagai cucu ketika berusia kelas empat Sekolah Dasar.
Hal tersebut diketahui langsung oleh Niatus ketika melihat keterangan yang tertulis dalam Kartu Keluarga kakek-neneknya.
“Saya menyadari itu dari kartu keluarga, dimana di KK itu keterangannya cucu bukan anak, karena Niatus masuk di KK-nya kakek,” terang Niatus.
Mengetahui statusnya bukan sebagai anak, Niatus memilih untuk tetap diam dan memendam pertanyaan tersebut dari siapapun.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan 3 Perbedaan dari Gambar Makanan Identik Ini dalam Waktu 10 Detik
Niatus mengaku tidak ingin bertanya dan mendalami tentang masa lalunya saat balita, karena berusaha menjaga perasaan.
“Dulu takut, kalau sekarang nggak siap mendengar jawabannya untuk menjaga perasaan saya,” ungkap Niatus yang hingga kini masih hidup bersama Kakek-Neneknya.
Dari hasil berjualan balon udara, Niatus kecil yang menetap di Bondowoso ini terus mendapatkan pendidikan hingga jenjang sekolah menengah atas.
Memasuki usia dewasa, hubungan Niatus dengan kedua orang tuanya mulai saling mengenal meski tidak banyak percakapan.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan Seekor Kucing dalam Kumpulan Gajah, Uji Kemampuan Analisis dan Ketelitian Kamu!
Tak murung dan tetap bertahan meski kerap mendapatkan perundungan, Niatus-pun mendapat beasiswa dari salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Semarang.
Dalam asuhan kakek-nenek, Niatus terus menimba ilmu hingga kini ia duduk sebagai seorang seorang mahasiswi jurusan Pendidikan Guru PAUD.
Selain perjuangan Niatus untuk menuntaskan kuliah, Niatus saat ini juga aktif sebagai seorang talent dan Editor di yayasan Al Fatihah.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta.com pada Senin, 16 Oktober 2023 dari kanal Youtube Metro TV. ***

Share this article
Ditakdir lahir tanpa jemari tangan yang sempurna, tidak membuat Niatus Sholihah berputus asa dan berhenti berkarya.