AYOJAKARTA.COM—Jumat, 29 Juli 2022 malam nanti masyarakat Indonesia akan dapat menyaksikan hujan meteor dengan mata telanjang alias tanpa alat bantu.
Malam nanti merupakan Hujan Meteor Delta-Aquariids. Jenis hujan Delta-Aquariids ini bisa memperlihatkan hingga 20 meteor per jam dengan cahaya redup. Hujan meteor ini akan terlihat hingga 30 Juli 2022, di mulai pukul 23.00 WIB.
Sementara itu merangkai selanjutnya adalah hujan Alpha-Capricornids, bisa diamati pada 30 – 31 Juli 2022. Alpha-Capricornids mempunyai sekitar 5 meteor per jam bercahaya terang seperti bola api.
Mengutip Suara.com, Rabu (27/7/2022), Sebelum membahas waktu pengamatan yang pas untuk menyaksikan hujan meteor agar dapat hasil maksimal, kita pahami dulu apa itu hujan meteor.
Hujan meteor adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika sejumlah meteor terlihat bersinar pada langit malam. Meteor ini terjadi karena adanya serpihan benda luar angkasa yang dinamakan meteoroid, yang memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi.
Ukuran meteor umumnya hanya sebesar sebutir pasir, dan hampir semuanya hancur sebelum mencapai permukaan Bumi. Serpihan yang mencapai permukaan Bumi disebut meteorit.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini Jakarta Jumat 29 Juli 2022: Pagi Hari Cerah Berawan, Siang Hujan Ringan
Hujan meteor umumnya terjadi ketika Bumi melintasi dekat orbit sebuah komet dan melalui serpihannya. Meteor Data Centre mencatat sekitar 600 kasus dugaan hujan meteor, dan sekitar 100 sudah dibuktikan.
Bagaimanakah pengamatan agar hasil yang maksimal dengan mata telanjang bisa diperoleh?. Dan Jam berapa sebaiknya melakukan pengamatan agar dapat menyaksikan keindahannya?
Baca Juga: Alasan 4 Weton Ini Dilarang ke Luar Rumah saat Malam Satu Suro. Hati-hati!
Kedua hujan meteor tersebut punya waktu pengamatan terbaik pada tengah malam sekitar pukul 02.00 WIB hingga 03.30 WIB.
Untuk mendapatkan pengamatan terbaik hujan meteor, kita harus mencari lokasi yang jauh dari cahaya lampu perkotaan, baiknya di lokasi ketinggian. Hindari lokasi dengan pohon atau bangunan tinggi yang menutupi langit.
Pilih lokasi yang arah pandang menuju langit selatan. Jika ingin melihat meteor terbaik dengan ekor terpanjang, arahkan pandangan ke kiri atau kanan sekitar 45 derajat. Tatapan langsung ke pancaran hanya terlihat meteor berekor pendek.
Baca Juga: 10 Quotes Islami Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H, Bisa Jadi Pengingat Diri
Cuaca juga perlu diperhatikan karena hujan meteor sulit terlihat jika ada cahaya bulan atau langit mendung, sehingga harus cek ramalan cuaca sebelum pengamatan.
Demikian informasi terkait hujan meteor yang akan terjadi di Indonesia pada 29-31 Juli dan dapat disaksikan masyarakat Indonesia tanpa perlu alat bantu, seperti teropong atau binokular. Jangan lewatkan ya, pemandangan indah di langit pada malam nanti!.***

Share this article
Malam nanti Hujan Meteor Delta-Aquariids. Jenis hujan Delta-Aquariids ini bisa memperlihatkan hingga 20 meteor per jam dengan cahaya redup