KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA -- Petugas kepolisian menangkap dua pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus pengeroyokan anggota TNI AD bernama Sahdi (23) hingga tewas.
Dari dua pelaku yang diamankan, salah satunya bernama Burhanuddin yang merupakan pelaku utama penusukan terhadap S hingga tewas. Sementara itu, pelaku lainnya berperan mengantar pelaku Burhanuddin ke lokasi kejadian.
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, mengatakan petugas kepolisian berhasil menangkap pelaku utama penusukan yakni Burhanuddin.
Baca Juga: Satu Anggota TNI Tewas Dikeroyok di Penjaringan, Polisi Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan dan Buru 3 DPO
"Satu pelaku utama, dan satu lagi yang membantu melakukan aksi pengeroyokan itu. DPO yang satu hanya mengantar saja. Dia tidak terlibat langsung dengan pengeroyokan," ujar Ade, Kamis (20/1).
Ade menjelaskan, pelaku Burhanuddin sempat melarikan diri dan bersembunyi di sebuah kapal di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara.
Setelah bersembunyi di dalam kapal, akhirnya Burhanuddin menyerahkan diri kepada bosnya. Kemudian, bos tersebut melaporkan keberadaan Burhanuddin kepada polisi.
"Dia (Baharuddin) menyerahkan diri ke bosnya, lalu menyampaikan bahwa dia di dalam kapal. Kemudian kami jemput," katanya.
Baca Juga: Kronologi Satu Anggota TNI Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal di Penjaringan, Satu Pelaku Ditangkap
Diberitakan Ayojakarta.com sebelumnya, seorang anggota TNI AD berinisial S (23) tewas setelah menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal di Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu 16 Januari 2022 dini hari. S tewas akibat mengalami luka tusukan di bagian tubuhnya.

Share this article
Petugas kepolisian menangkap dua pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang terkait kasus pengeroyokan anggota TNI AD bernama Sahdi.