AYOJAKARTA.COM -- Akibat puluhan peserta didik mengalami Cacar Air dan Gondongan, SMPN 8 Kota Tangerang Selatan kini berstatus lockdown.
Akibat diberlakukannya lockdown tersebut, para peserta didik SMPN 8 Kota Tangerang Selatan kini terpaksa menerapkan metode belajar jarak jauh.
Menerapkan metode belajar sebagaimana halnya saat pandemik Covid terjadi, lockdown di SMPN 8 Kota Tangerang Selatan telah berlangsung sejak 23 hingga 27 Oktober 2024.
Baca Juga: Waspada Mpox! Ini Kelompok Khusus yang Rentan Terinfeksi Virus Cacar Monyet
Guna penanganan lebih lanjut, pihak sekolah dengan Dinas Kesehatan setempat terus melakukan sejumlah pemantauan terhadap para siswa.
Selain siswa yang terjangkit Cacar Air dan Gondongan, pemantauan dari Dinas Kesehatan juga meliputi aspek pencegahan penyebaran.
Adapun langkah-langkah yang telah ditempuh untuk mengantisipasi penyebaran Cacar Air dan Gondongan, di samping lockdown adalah dengan menerapkan prosedur kesehatan.
Baca Juga: Gejala Mpox dengan Cacar Air Apakah Sama? Begini Penjelasan Ketua Perdoski
Pemerintah Kota Tangsel menghimbau, agar seluruh masyarakat bisa lebih meningkatkan cara hidup bersih untuk menghindari terjadinya penyebaran penyakit.
Terlebih karena dalam beberapa hari sebelumnya, kondisi cuaca yang terjadi relatif kurang bersahabat dengan fisik kebanyakan orang.
Sehubungan dengan status lockdown yang kini dialami oleh sejumlah peserta didik di SMPN 8 Tangsel, Muslih selaku Kepala Sekolah memberi tanggapan.
Baca Juga: Ramai Isu Cacar Monyet karena Efek Samping Vaksin Covid-19, Kemenkes Tegaskan Hal Ini!
Menurut Muslih indikasi akan adanya lonjakan Cacar Air dan Gondongan, sudah dimulai sejak pertengahan semester.
“Saat ulangan tengah semester, siswa kelas 7,8,9 dicampur dalam satu ruangan, dan ada salah satunya yang kena Cacar Air dan Gondongan,” ungkap Muslih.
Akibat pencampuran siswa tersebut, Muslih meyakini penyakit Cacar Air serta Gondongan mulai menular dan menyebar kepada siswa lain.
Dari hasil pendataan yang dilakukan, lebih lanjut Muslih menjelaskan pada tanggal 11 Oktober 2024 jumlah siswa mengalami sakit sudah mencapai 73.
Baca Juga: 4 Gejala Virus Mpox atau Cacar Monyet, Waspada Apabila Ada Ruam seperti Ini
Meski demikian Muslih belum sepenuhnya memahami alasan masing-masing siswa, karena data tersebut diperoleh dari catatan absensi siswa.
Setelah dilakukan penyemprotan cairan pembersih virus di seluruh area sekolah, Muslih mendapati jumlah siswa terindikasi mengalami sakit meningkat menjadi 102.
Dari hasil koordinasi dengan Puskesmas Kranggan dan Setu, Muslih mendapati fakta sebanyak 43 siswa mengalami Cacar Air dan Gondongan.
Karena alasan tersebut, Kepala Dinas menerbitkan surat himbauan terkait perlunya menerapkan metode belajar dari rumah.
“Keluarlah surat himbauan berdasarkan surat edaran kepala dinas berupa himbauan belajar dari rumah selama 14 hari,” jelas Muslih.
Berpijak pada surat edaran tersebut, hingga hari ini siswa-siswa di SMPN 8 masih menerapkan sistem belajar jarak jauh.***

Share this article
Akibat puluhan peserta didik mengalami Cacar Air dan Gondongan, SMPN 8 Kota Tangerang Selatan kini berstatus lockdown.