AYOJAKARTA.COM – Cacar monyet atau Monkeypox (Mpox) masih menjadi perhatian masyarakat di berbagai belahan dunia.
Ini karena, saat ini penyakit Mpox terus menyebar ke berbagai negara dan telah masuk di kawasan Asia.
Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan Mpox sebagai kedaruratan kesehatan internasional.
Seperti yang diketahui, hingga saat ini terhitung sudah ada 88 kasus Mpox yang terkonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan.
Cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox.
Banyak masyarakat yang mungkin masih bingung apakah gejala Mpox dengan cacar air sama atau tidak.
Ini karena, jika diperhatikan benjolan Mpox dan cacar air tampak serupa.
Baca Juga: Maudy Zaenab Mundur dari Tim Pemenangan Pramono-Rano, Gara-Gara Cinta Segitiga Doel dengan Sarah?
Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski) Dr. dr. Hanny Nilasari, Sp.D.V.E., Subsp. Ven., FINSDF, FAADV mengatakan bahwa gejala Mpox mirip dengan cacar air atau varicella.
Hanny menyampaikan jika ada bintil berair, demam lebih dari 38 derajat celcius, dan diikuti kelainan kulit lain seperti bercak, hingga bintil bernanah maka masyarakat harus berhati-hati.
Ia menghimbau kepada masyarakat jika sudah muncul tanda-tanda atau gejala seperti itu maka harus berhati-hati.
Karena, beberapa gejala tersebut bisa saja mengindikasikan bahwa seseorang terinfeksi virus Mpox.
Baca Juga: 5 Ide Bisnis Rumahan Modal Tepung, Donat Bomboloni Makanan Hits Laris Manis
“Pada manusia gejala Mpox mirip dengan gejala cacar air. Tetapi, kalau kelainan kulit yang luas, kemudian berupa bintil-bintil berair, diikuti demam lebih dari 38 derajat, dan kemudian diikuti dengan kelainan-kelainan kulit yang lain misalnya bercak, kemudian ada bintil bernanah, nah ini harus hati-hati. Jangan-jangan ini adalah suatu Mpox, infeksi,” kata Hanny dikutip dari kanal YouTube Kementerian Kesehatan pada Sabtu (7/9/2024).
Kemudian, Hanny menjelaskan bahwa masa inkubasi Mpox berkisar antara 6 hingga 13 hari.
Artinya, ketika tubuh mulai terpapar virus Mpox hingga memberikan gejala di kulit membutuhkan waktu seminggu hingga dua minggu.
“Perlu diketahui juga bahwa masa inkubasi dari Mpox ini berkisar 6-13 hari. Jadi pada saat kita mulai virus itu masuk kemudian sampai virus itu memberikan gejala di kulit itu kira-kira 6 hari, seminggu ya sampai kira-kira dua minggu,” jelasnya.

Share this article
Bahkan saat ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan Mpox sebagai kedaruratan kesehatan internasional.