AYOJAKARTA.COM- Peringatan diberikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta.
Hal ini berkenaan dengan adanya potensi Hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat sejak 11-13 September 2025.
Cuaca ekstrem selama 3 hari ini, tentu harus menjadi perhatian.
Baca Juga: Pray For Bali, Update Informasi Korban Jiwa Banjir Bali dari BPBD
"Pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat,"
Informasi ini dikeluarkan berdasarkan laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mencatat adanya peningkatan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir maupun genangan.
“Kami mengingatkan seluruh warga agar berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem. Pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat dan tetap ikuti informasi resmi dari pemerintah,” ungkapnya, Kamis (11/9).
Dalam situasi darurat masyarakat DKI Jakarta bisa mengakses wilayah yang terkena banjir melalui pantaubanjir.jakarta.go.id, lalu untuk mengecek tinggi muka air di bpbd.jakarta.go.id/waterlevel, serta melaporkan potensi genangan melalui aplikasi JAKI.
Sebagai informasi, Pulau Bali diketahui kini sedang terkena banjir terparah selama 1 dekade.
Setidaknya tersebut di berbagai daerah dengan korban jiwa mencapai 17 orang.***
Share this article
Peringatan diberikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta.