AYOJAKARTA.COM - Salah satu proyek terbengkalai yang saat ni sedang dibenahi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ialah tiang-tiang monorel.
Tiang-tiang monorel terbengkalai ini berada di Jalan Rusana Said (Kuningan) dan Jalan Asia Afrika (Senayan) yang terbengkalai sejak tahun 2004.
Sebagai informasi proyek tiang monorel ini terjadi pada era Gubernur Sutiyoso di tahun 2004.
Lalu dihentikan secara total oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada tahun 2015.
Proyek ini terbengkalai diketahui akibat beberapa faktor mulai dari pendanaan, perizinan lahan hingga ketidakiapan pemerintah pusat dan daerah.
Kekinian, tiang-tiang monorel yang terbengkalai di era Gubernur Pramono Anung akan dibersihkan.
Hal ini untuk memperlancar lalu lintas hingga tata kelola ruang kota.
Kekinian, besi dan tiang monorel terbengkalai ini akan didaur Ulang setelah dicopot.
Hal ini disampaikan oleh Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim yang menyebutkan bahwa tiang-tiang tersebut akan dimanfaatkan kembali dan didaur ulang sesuai prinsip ekonomi sirkular.
"Tiang-tiang akan dimanfaatkan kembali," ujarnya dikutip ayojakarta.com pada Minggu, 26 Oktober 2025.
Lebih lanjut Chico menyebutkan bahwa material besi tiang akan dimanfaatkan untuk proyek infrastrukturlainnya.
Pemerintah DKI Jakarta kini berencana memanfaatkan kembali lahan bekas proyek monorel untuk proyek LRT Jakarta fase selanjutnya atau proyek transportasi baru lain.
Selain itu, area di sekitar tiang lama juga akan disulap menjadi ruang publik dan jalur hijau agar tidak terbengkalai.
Proyek pembongkaran tiang monorel ini direncanakan selesai di tahun 2026.***

Share this article
Salah satu proyek terbengkalai yang saat ni sedang dibenahi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ialah tiang-tiang monorel.