AYOJAKARTA.COM - Warga DKI Jakarta diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga 5 Februari 2026.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan adanya peluang hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat memicu dampak lanjutan seperti genangan, banjir lokal, hingga gangguan aktivitas harian.
Melalui unggahan resmi di media sosial Instagram pada Senin, 2 Februari 2026, BPBD DKI Jakarta menyampaikan bahwa update potensi curah hujan untuk periode 2–5 Februari menunjukkan kondisi cuaca basah yang masih mendominasi.
Masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, terutama di wilayah rawan banjir.
BPBD juga mengingatkan warga untuk memantau kondisi banjir secara berkala melalui situs resmi pantaubanjir.jakarta.go.id yang menampilkan peta banjir berbasis RT.
Apabila terjadi kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi Call Center Jakarta Siaga di nomor 112.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan ringan hingga sedang masih akan terjadi di Jakarta pada Senin, 2 Februari 2026, dan berpotensi berlanjut hingga beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG, Habib Nurahman, menyebut hujan terjadi secara sporadis sejak pagi dan berpotensi muncul kembali pada siang hingga sore hari.
“Secara umum hujan ringan sampai sedang masih terjadi dan dapat kembali muncul pada siang hingga sore hari,” ujar Habib dalam siaran Radio Pro 1 RRI Jakarta.
Ia menambahkan bahwa wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur menjadi area yang paling sering terdampak, termasuk kawasan penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang Selatan, dan Bekasi.
BMKG juga mencatat suhu udara di Jakarta berkisar antara 22 hingga 37 derajat Celsius, dengan potensi hujan disertai kilat dan angin kencang.
Februari sendiri masih termasuk puncak musim hujan, sehingga cuaca ekstrem dapat terjadi dalam durasi singkat.
Meski BPBD memastikan seluruh genangan dan banjir di Jakarta telah surut hingga Senin pagi, beberapa pintu air masih berada pada status siaga.
Pompa Kali Asin Penjaringan tercatat berstatus Siaga 1, Pintu Air Marina Ancol Siaga 2, sementara Cengkareng Drain, Pompa Yos Sudarso, dan Hek Kramat Jati berada di Siaga 3.
BMKG menegaskan bahwa penguatan Monsun Asia dan pengaruh bibit siklon tropis di wilayah selatan turut meningkatkan pertumbuhan awan hujan.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini, berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, serta menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan angin terjadi.
PENAFIAN Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.

Share this article
Waspada cuaca ekstrem di Jakarta hingga 5 Feb 2026. BPBD imbau siaga banjir & cek pantaubanjir.jakarta.go.id. Jika darurat, hubungi 112. Hindari berteduh di bawah pohon/baliho saat hujan angin.