AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung diketahui siap mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai Gerakan Indonesia ASRI.
Kesiapan Pramono tersebut untuk membuat kota DKI Jakarta menjadi lebih bersih dan rapih ini mendapatkan respons positif dari Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike.
Namun, Yuke mengingatkan tentang Penataan kota yang menyeluruh namun berkelanjutan.
Baca Juga: Penuh Endapan Lumpur, Normalisasi Jalan Petamburan Jakpus Ditargetkan Rampung April 2026
Yuke menyebutkan Jakarta harus terus dibenahi agar mampu sejajar dengan kota-kota besar lainnya dunia, terlebih menjelang peringatan 500 tahun Jakarta dalam dua tahun ke depan.
“Kita ingin Jakarta menjadi kota yang setara dengan kota-kota besar di luar negeri. Sebagai global city, tentu penataan harus dilakukan secara maksimal dan menyeluruh agar Jakarta semakin cantik,” ujar Yuke, Jumat (6/2).
Ia menjelaskan, upaya mempercantik kota melalui program beautifikasi dan pembangunan taman harus dibarengi dengan penataan tata ruang yang matang.
Menurutnya, keindahan kota tidak cukup hanya dinilai dari aspek visual, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dalam penataan taman dan penanaman pohon, misalnya, tidak hanya dipilih yang menarik secara estetika, tetapi juga yang mudah dirawat dan hemat air. Ini bagian dari kreativitas untuk menemukan konsep beautifikasi yang tepat sekaligus ramah lingkungan,” jelasnya.
Yuke juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi berwawasan lingkungan, seperti penggunaan lampu bertenaga surya atau solar cell, untuk mendukung wajah kota yang modern dan berkelanjutan.***
Share this article
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike menekankan pentingnya penataan kota yang menyeluruh dan berkelanjutan di tengah keterbatasan lahan serta kebijakan efisiensi anggaran.