AYOJAKARTA.COM – Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina, masih terus memperjuangkan keadilan untuk sang anak usai dianiaya Mario Dandy cs.
Baru-baru ini dalam podcast bersama Denny Sumargo, Jonathan Latumahina mengaku bahwa dirinya tidak akan menanggapi perilaku baik dari Mario Dandy cs.
Jonathan Latumahina hanya berharap agar hukum bisa ditegakkan demi keadilan sang anak.
“Kalau gue tadi bilang percuma, mau apapun saya nggak anggap, saya cuma mau satu tegakkan hukum,” kata Jonathan Latumahina, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube milik Denny Sumargo, Kamis, 15 Juni 2023.
Jonathan kemudian mengaku bahwa dirinya sudah tidak peduli dengan sikap baik yang ditunjukkan Mario Dandy cs kepadanya.
Menurutnya Jonathan, perilaku baik atau buruk para tersangka bukan menjadi urusannya sehingga ia memilih untuk bersikap bodo amat.
Baginya saat ini, keadilan harus ditegakkan karena Mario Dandy cs sudah menganiaya anaknya hingga mengalami koma dan cedera berat.
“Jadi udah nggak penting, ini urusannya dia sama majelis, perilakunya baik itu urusannya sama majelis bukan sama gue. Kalau gue udah nggak peduli, mau dia baik mau dia apa, bodo amat. Lo udah nyebabin anak gue koma, dan nyebabin anak gue cacat, itu faktanya,” ujarnya.
Baca Juga: Hadiri Sidang Mario Dandy, Ayah David Ozora Dituding Menjebloskan Rafael Alun Ke Penjara, Kok Bisa?
Lebih jauh, Jonathan menuturkan akan terasa adil apabila tersangka juga merasakan apa yang David rasakan.
Akan tetapi karena memilih jalur hukum, kini Jonathan hanya ingin Mario Dandy cs mendapatkan hukuman yang maksimal.
Ia juga berharap agar tidak ada pengurangan masa hukuman kepada Mario Dandy cs.
“Dari kasus ini gue cuma pengen mereka dihukum maksimal. Itu pun gue sampaikan, itu nggak adil buat gue. Sampai gue sampaikan di majelis yang adil adalah dia juga harus koma,” tuturnya.
Baca Juga: Pakar Gestur Sebut Ada Kemarahan Pada Mario Dandy saat Minta Maaf ke Ayah David Ozora
“Tetapi karena gue sudah berniat untuk mengikuti putusan hukum maka harus maksimal juga. Kalau misal pasal yang dikenakan 12 tahun, ya jangan sampai kurang dari itu kalau bisa malah lebih, itu baru adil buat gue,” tutupnya.***

Share this article
Jonathan ayah David sebut perilaku baik tersangka bukan menjadi urusannya sehingga ia memilih untuk bersikap bodo amat.